Kamis, Maret 5, 2026

Menparekraf Tindak Lanjuti PP 24/2022 Untuk Bangkitkan Ekonomi dan Buka Lapangan Kerja

Must Read

MONETER

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi
Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno menyatakan pihaknya
akan mempercepat tindak lanjut dari Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 24 Tahun
2022 tentang Ekonomi Kreatif.


“Kami akan mempercepat atau mengakselerasi
tindak lanjut PP Nomor 24/202 karena ini sangat ditunggu oleh para pelaku
ekonomi kreatif,” kata Sandiaga di Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, Rabu
(23/11/2022).


Sandiaga mengatakan PP ini merupakan suatu terobosan
dalam upaya penyediaan akses pembiayaan bagi para pelaku ekonomi kreatif.
Karena, dalam PP ini diatur mengenai pemanfaatan produk konten kreatif sebagai
jaminan pinjaman.


“Saya terpikir kalau ada konten YouTube
misalnya yang bisa mendatangkan advertising revenue selama satu tahun itu bisa
dihitung dan dibiayai maka akan lebih banyak konten-konten kreatif dan
produk-produk ekonomi kreatif kita. Mulai dari sektor musik, film, kuliner,
kriya, fesyen sampai penerbitan, animasi, dan lain sebagainya yang akan
mempercepat perkembangan sektor ekonomi kreatif,” katanya.


Sandiaga menilai PP Nomor 24/2022 ini juga bisa
mengubah peta pengembangan sektor ekraf di Indonesia. “Ekonomi kreatif ini
adalah tulang punggung penciptaan peluang usaha dan lapangan kerja di masa
depan untuk mencapai Indonesia,” kata Sandiaga.


Sementara, Ketua Komisi X DPR RI, Syaiful Huda berharap
Kemenparekraf bisa segera mempersiapkan implementasi PP Nomor 24/2022 sebagai
upaya membangkitkan ekonomi dan membuka lapangan kerja di sektor ekraf.


“Komisi X senantiasa mendukung
Kemenparekraf/Baparekraf untuk melakukan langkah-langkah strategis yang ke
depannya bisa memajukan sektor parekraf Indonesia ke arah yang lebih
baik,” kata Syaiful.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

2.280 Ton Beras Premium RI Mulai Dikirim ke Arab Saudi

Pemerintah resmi melepas ekspor perdana beras Cadangan Beras Pemerintah (CBP) Premium sebanyak kurang lebih 2.280 ton ke Arab Saudi....
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img