Kamis, Januari 15, 2026

Menperin: Akselerasi Produksi Mobil Listrik Perlu Didukung Kesiapan Teknologi

Must Read

Moneter.co.id – Kementerian
Perindustrian mendorong sejumlah pelaku manufaktur otomotif dan pihak perguruan
tinggi terus melakukan kegiatan riset dalam menghasilkan inovasi teknologi. Hal
ini untuk percepatan pengembangan produksi mobil listrik di dalam negeri.

“Teknologi
mobil listrik itu ada macam-macam tipe, antara lain
plug in hybrid, hybrid,
dan
electric vehicle. Ini yang akan
kita coba,” kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto di Jakarta, Selasa
(22/5).

Menperin
menyampaikan, beberapa manufaktur otomotif di Indonesia telah siap berinvestasi
untuk mengembangkan kendaraan emisi karbon rendah (
low carbon emission vehicle/LCEV) atau mengusung konsep ramah
lingkungan, termasuk mobil listrik.

Baca juga: Kemenperin Fokus Kembangkan Kendaraan Listrik Dalam Negeri

“Misalnya,
Mitsubishi yang telah menghibahkan sebanyak 10 mobil listrik kepada Pemerintah
Indonesia untuk dilakukan studi bersama mengenai teknologinya. Kemudian, Toyota
juga tengah melakukan studi bersama dengan melibatkan UI, UGM, ITS dan ITB yang
akan mempelajari teknologi berbagai tipe mobil listrik,” paparnya.

Menperin
menilai, salah satu kunci pengembangan mobil listrik itu berada di teknologi
energy
saving
, yaitu penggunaan baterai. “Indonesia punya sumber bahan baku untuk
pembuatan komponen baterai, seperti nikel murni,” ujarnya.

Sementara, Menperin
mengakui, jumlah komponen di kendaraan listrik jauh lebih kecil dibanding
komponen pada kendaraan dengan mesin pembakaran. Hal ini tentu akan menyangkut
mengenai keberlanjutan aktivitas produksi industri komponen di dalam negeri,
termasuk penyerapan tenaga kerja.

“Untuk itu,
di dalam
roadmap pengembangan
kendaraan bermotor nasional, kami memang tidak menghapuskan serta-merta semua
kendaraan dengan mesin pembakaran,” tuturnya.

Sekedar informasi, Kemenperin menargetkan, pada tahun 2025, kendaraan
LCEV termasuk mobil listrik dapat diproduksi sebanyak 20% dari seluruh populasi
kendaraan di Indonesia. Sasaran ini disesuaikan dengan tren di dunia. Namun,
jika
permintaannya tinggi,
produksi bisa melebihi dari target yang ditetapkan tersebut.


 

(TOP)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Ubah Mood Swing Jadi Mood Sweet, Fres & Natural Tambah Koleksi Baru Cologne dengan Wangi Dessert

Merek perawatan diri dari WINGS Care, Fres & Natural memperkuat deretan inovasi produk dengan meluncurkan varian terbaru Fres &...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img