Moneter.co.id – Menteri
Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto mengaku optimistis banyak investor akan
menanamkan modalnya di Indonesia seiring semakin kondusifnya iklim investasi
dan fasilitas infastruktur yang mendukung.
“Berdasarkan testimoni dari
Jepang, sekitar 60 persen usaha di Indonesia menguntungkan. Hal ini menjadi
daya tarik masuknya investasi ke Indonesia,” kata Menperin, Selasa (14/11).
Airlangga mengatakan perkembangan industri
padat karya di Indonesia juga tumbuh bagus, seperti perusahaan tekstil yang
dipusatkan di Boyolali, Jepara dan Semarang (Jawa Tengah). Selain itu,
perusahan sepatu dan pakaian olahraga, Indonesia menempati posisi nomor enam di
dunia. “Struktur usaha di Indonesia juga
lebih bagus dibandingkan Vietnam,” katanya.
Airlangga mengakui kenaikan upah
minimum provinsi (UMP) dan upah minimum kabupaten (UMK) mempengaruhi masuknya
investasi di Indonesia.
Kemudian, lanjutnya investor yang telah menanamkan modalnya,
tentu telah melakukan efisiensi. “Tentu berpengaruh, tentu
efisiensi berjalan terus menerus,” katanya.
Terkait pengembangan kawasan industri
Sentolo di Kulon Progo, menurutnya akan berjalan cepat dan sinergis dengan
adanya pembangunan bandara New Yogyakarta International Airport.
“Infrastruktur dan trasportasi
barang merupakan paling utama dalam pengembangan kawasan industri. Lokasi
industri di sini sudah bagus, supaya hasil industri dapat dengan mudah
didistribusikan ke seluruh Indonesia dengan biaya murah,” pungkas Airlangga. (SAM)




