Selasa, April 28, 2026

Nielsen Digital Ad Intel, Ukur Kinerja Promosi Digital Secara Tepat

Must Read

Moneter.id – Kemajuan teknologi memunculkan efek disruptif
dengan cara menciptakan “gangguan” ketatanan yang ada. Tak terkecuali para
pelaku bisnis. Mereka harus menyesuaikan model bisnisnya sejalan dengan
perkembangan teknologi dengan melakukan transformasi keranah digital.

“Nielsen berupaya mendukung para pelaku
industri dalam melakukan perencanaan bisnisnya dengan menyediakan pengukuran
promosi digital yang lebih komprehensif, salah satunya adalah Digital
Advertising Intel (Ad Intel). Nielsen Digital Ad Intel diharapkan mampu
menjawab kebutuhan industri akan monitoring iklan digital ini,” tulis
keterangan resminya di Jakarta, Jumat (14/12).

Dijelaskan, dengan menggunakan teknologi Web
Crawler untuk menangkap iklan-iklan digital dan diselaraskan dengan pengkodean
dan pengklasifikasian produk seperti yang sudah digunakan di media lain
diantaranya TV, media cetak, dan radio, Nielsen Digital Ad Intel kini siap
diluncurkan di Indonesia.

Setelah sebelumnya di Australia dan New
Zealand pada 2014, dan Taiwan di tahun 2017, tulisnya, Indonesia menjadi
prioritas pertama di Asia Tenggara dan baru akan menyusul di Singapura,
Thailand, Malaysia pada 2019 yang akan datang.

Berdasarkan hasil temuan Digital Ad Intel yang
terbaru, belanja iklan digital di bulan Agustus mencapai total Rp 1,3Triliun
dari 200 situs yang dimonitor. Dari nilai belanja iklan tersebut, jika dilihat
komposisi berdasarkan perangkatnya, 53% iklan digital ditayangkan di desktop,
dan 47% melalui perangkat mobile. Sementara berdasarkan format iklannya, dapat
diketahui bahwa 53% iklan digital berbentuk Display dan sisanya (47%) dalam
bentuk Video.

Dilihat berdasarkan kategori produk pada
periode Agustus 2018, kategori Layanan Online yang paling banyak beriklan di
media digital dengan total sebesar Rp354 Miliar. Nilai belanja iklan tersebut
atau 29% dari total belanja iklan dari kategori Layanan Online.

Disusul dengan kategori Perawatan Rambut Rp105
Miliar dan Minuman Kesehatan dengan total belanja iklan digital sebesar Rp101
Miliar. Di posisi keempat dan kelima pengiklan terbanyak pada media digital
adalah kategori Mobil Pribadi dan kategori Teh/Kopi Siap Minum dengan belanja
iklan masing-masing adalah Rp57 Miliar dan Rp43 Miliar.

Selama bulan Agustus 2018, bertepatan dengan
penyelenggaraan Asian Games 2018, Pocari Sweat sebagai salah satu sponsor utama
menjadi merek yang paling banyak beriklan di media digital dengan komposisi
format iklan 73% dalam bentuk Display dan 27% dalam bentuk Video. Merek
pengiklan terbesar lainnya adalah Pantene, dengan strategi yang berlawanan
yaitu dengan menempatkan 73% nya ke dalam format iklan Video sementara iklan
Display hanya 27%.

Tiga pemain industri dari Layanan Online juga
masuk dalam jajaran pengiklan terbesar di media digital untuk periode bulan
Agustus. Ketiga merek sama-sama mempunyai proporsi iklan dalam format video
lebih banyak dibandingkan dengan display. Grab di urutan ketiga menempatkan 64%
iklan dalam bentuk video dan 36% dalam bentuk iklan display, Bukalapak.com
menempatkan 73% pada iklan Video dan 27% pada iklan Display, dan Shopee
menempatkan 69% iklan digitalnya dalam bentuk Video dan sisanya iklan Display.

“Kemunculan dan perkembangan media
digital, dapat dikatakan melengkapi media konvensional. Aktivitas mengakses
beberapa layar media secara bersamaan (atau disebut dengan dual/triple-screen)
setiap harinya kini sudah menjadi kebiasaan konsumen di berbagai
generasi,” tulisnya lagi.

Berdasarkan studi Nielsen Cross Platform 2018,
lebih dari 90% konsumen berusia 16-39 Tahun mempunyai kebiasaan menonton TV dan
mengakses internet secara bersamaan, kira-kira sepertiga diantaranya melakukan
setiap hari. Bahkan di kalangan konsumen usia 40+, lebih dari 80% diantaranya
juga mengakses internet saat menonton TV.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Laba Melonjak 33%, Trisula International Bagi Dividen Rp31 Miliar

PT Trisula International Tbk menutup tahun buku 2025 dengan catatan kinerja gemilang. Emiten tekstil dan garmen berkode saham TRIS...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img