Senin, Maret 2, 2026

Pastikan Proyek Strategis Berjalan Simultan, Pertamina Bentuk Satgas Tender dan Investor

Must Read

Moneter.id
Perusahaan
migas milik negara, PT Pertamina (Persero) membentuk Satuan Tugas Tender dan
Negosiasi Investor/Kontraktor (Satgas TNIC), untuk memastikan tender, negosiasi
proyek strategis dan penjajakan investor dapat berjalan lebih cepat dan
simultan.

“Satgas TNIC merupakan gabungan antara Tim Investasi
Holding, Tim Investasi Subholding terkait, dengan Komite Investasi pada Dewan
Komisaris,” kata SVP Corporate Communication & Investor Relations PT
Pertamina, Agus Suprijanto di Jakarta, Selasa (6/10/2020).

Jelas Agus, pembentukan Satgas TNIC sesuai dengan
hasil rapat bersama Direksi dengan Dewan Komisaris (5/10) dalam rangka
mengakselerasi proyek strategis Pertamina dari hulu, kilang maupun hilir migas,
khususnya dalam proses tender, negosiasi dan penjajakan kerjasama dengan mitra
nasional maupun internasional yang kompeten dan kredibel.

Diketahui, Satgas TNIC melibatkan Dewan Komisaris dan
Direktur Utama Pertamina, dibantu oleh Komite Audit dan Internal Audit sebagai
Dewan Pengawas.

Sedangkan Dewan Pelaksana dipimpin oleh Direktur
Strategi, Portofolio dan Pengembangan Usaha (SPPU), dibantu oleh Direktur
Keuangan dan Direktur Utama Subholding Hulu, Refinery dan Petrochemical, serta
melibatkan Komite Investasi pada Komisaris.

“Pada tingkat operasional, satgas juga diperkuat oleh
tim kerja dan tim pendukung di tingkat manajemen yang akan menjalankan fungsi
dan peran sesuai arahan dari Dewan Pengawas dan Dewan Pelaksana,” tambahnya.

Agus menjelaskan dengan adanya Satgas TNIC akan
memangkas proses pengambilan keputusan, di mana Holding, Subholding dan organ
Komisaris akan secara bersama – sama melakukan proses pemilihan mitra
strategis.

Tim ini, lanjut Agus, juga akan mengkaji rencana
strategic partnership untuk Blok Rokan, sesuai dengan Keputusan Menteri ESDM
No. 1923 K/10/10/MEM/2018 dimana Pertamina wajib bekerja sama dengan mitra
(Badan Usaha atau Bentuk Usaha Tetap) yang memiliki kemampuan di bidang hulu
migas sesuai kelaziman bisnis sebelum alih kelola pada tanggal 8 Agustus 2021.

“Karenanya Pertamina akan mulai melakukan
penjajakan dan ditargetkan sudah memiliki daftar calon mitra strategis pada
akhir tahun 2020 ini,” jelas Agus.

Terkait dengan pengembangan kilang, Tim Satgas juga
akan memastikan kerjasama dengan mitra-mitra strategis, dimana nantinya
Pertamina dengan mitra strategis secara bersama-sama melakukan pengembangan
kilang, termasuk pada pengembangan olefin TPPI.

“Dengan hadirnya Satgas, diharapkan koordinasi dan
komunikasi dengan seluruh komponen perusahaan akan lebih efektif dan efisien,
sehingga pengambilan keputusan akan lebih cepat, dan didapatkan mitra strategis
maupun investor dalam negeri maupun internasional yang kompeten dan kredibel.
Prosesnya pun akan lebih terbuka, karena melibatkan pengawasan ketat Dewan
Komisaris dan Direksi,” pungkasnya.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

BCA Alokasikan Dana Tunai Rp65,7 Triliun Guna Penuhi Kebutuhan Transaksi Ramadan dan Idulfitri 2026

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menyatakan kesiapannya dalam mendukung kelancaran transaksi masyarakat selama periode Ramadan dan Idulfitri 2026....
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img