Minggu, April 19, 2026

Telah Kantongi Rp1,38 Triliun, Puradelta Lestari Optimis Target Marketing Sales Tahun Ini Tercapai

Must Read

Moneter.id
PT
Puradelta Lestari Tbk (DMAS) membukukan pendapatan pra-penjualan atau marketing sales sebesar Rp 1,38 triliun hingga
September 2020. Capaian ini setara 69% dari target marketing sales perseroan, yakni Rp 2 triliun. 

Direktur Puradeltas Lestari Tondy Suwanto mengatakan,
perolehan marketing sales tersebut berasal dari penjualan lahan industri
sebesar 67,7 hektare.

“Pada kuartal III-2020, kami berhasil menjual 17,1
hektare lahan industri, setelah pada semeter pertama sudah menjual 50,6 hektare
lahan,” katanya di Jakarta, Selasa (6/10/2020).

Tambahnya, permintaan lahan industri tetap kuat
meskipun di tengah pandemi Covid-19, dan perseroan terus berupaya untuk
memaksimalkan peluang tersebut.

“Kita optimis target marketing sales tahun ini sebesar Rp 2 triliun akan tercapai,”
ujarnya.  Untuk diketahui, hingga akhir September 2020, masih ada
permintaan sekitar 120 hektare.

Menurut Tondy, permintaan ini datang dari berbagai
sektor, seperti otomotif dan turunannya, pergudangan dan logistik, serta pusat
data. 

“Perseroan berupaya untuk memenangi peluang tersebut
dan mengejar target marketing sales. Kami tidak akan melakukan revisi target
yang telah ditentukan sebelumnya,” ujar dia. 

Pada semester I-2020 perseroan mencatatkan pendapatan
usaha sebesar Rp 253 miliar. Kontribusi terbesar dari pendapatan usaha tersebut
adalah segmen industri, menyumbang sejumlah Rp 182 miliar.

Lalu segmen komersial sebesar Rp 39 miliar atau 15,6%
dari pendapatan usaha dan segmen hunian sejumlah Rp 20 miliar atau menyumbang
7,7%. Segmen hotel dan rental masing-masing berkontribusi Rp 6,6 miliar dan Rp
4,8 miliar. 

Perolehan pendapatan usaha dan laba bersih ini lebih
rendah dibanding periode sama tahun sebelumnya, yang masing-masing sebesar Rp
985 miliar dan Rp 626 miliar.

Penurunan disebabkan oleh perseroan masih memiliki
backlog penjualan yang cukup besar dan belum dicatatkan sebagai pendapatan di
semester I-2020.

Perseroan juga membukukan laba kotor dan laba bersih
masing-masing sebesar Rp 169 miliar dan Rp 79 miliar, lebih rendah dibandingkan
laba kotor dan laba usaha pada semester pertama tahun sebelumnya sebesar Rp 656
miliar dan Rp 626 miliar, seiring dengan lebih rendahnya pendapatan usaha
dibanding periode sama di tahun sebelumnya.

Dari sisi fundamental, jumlah aset perseroan per 30
Juni 2020 tercatat Rp 6,99 triliun, lebih rendah 8,3% dibandingkan dengan aset
perseroan per 31 Desember 2019 sebesar Rp 7,62 triliun.


- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Angel Pieters Rilis Garis Tangan, Single Terbaru Tentang Keikhlasan Melepas Seseorang

Angel Pieters hari ini secara resmi merilis single terbarunya, “Garis Tangan” sebuah karya lagu yang dipercaya menyimpan cerita tentang...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img