Moneter.id – PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk. (PJAA) siap membayar
obligasi senilai Rp355,82 miliar kepada PT Bank Permata Tbk. (BNLI) yang telah jatuh
tempo.
“Perseroan siap melaksanakan pembayaran bunga tersebut
senilai Rp355.818.750.000,” kata Direktur Pembangunan Jaya Ancol, Daniel
Nainggolan di Jakarta, akhir pekan lalu.
Informasi saja, perseroan mendapat surat dari PT Bank
Permata Tbk pada 26 April 2019. Surat tersebut menyangkut konfirmasi kesiapan
dana pembayaran pokok seri A dan bunga ke-4 obligasi berkelanjutan I Jaya Ancol
tahap II tahun 2018 seri B.
Pembayaran bunga tersebut akan dilakukan sesuai
tanggal yang tercantum dalam surat dari PT Kustodian Sentral Efek Indonesia
(KSEI). Bukti transfer juga akan disampaikan ke KSEI.
Per Maret 2019, Ancol memiliki liabilitas sebesar
Rp2,22 triliun, turun dari akhir 2018 sebesar Rp2,23 triliun. Liabilitas jangka
pendek juga berkurang menjadi Rp1,21 triliun dari sebelumnya Rp1,23 triliun.
Ekuitas perseroan naik menjadi Rp2,14 triliun dari sebelumnya Rp2,12 triliun.
Total aset mencapai Rp4,35 triliun, terkoreksi tipis
dari akhir 2018 senilai Rp4,36 triliun. Pendapatan perusahaan mencapai Rp266,64
miliar, turun dari posisi per Maret 2018 sebesar Rp279,61 miliar. Laba bersih
pun merosot menuju Rp10,11 miliar dari sebelumnya Rp39,82 miliar.




