Kamis, Maret 5, 2026

Peringati Hari Lahir Pancasila, Menperin: Semangat Bersatu Hadapi Indusri 4.0

Must Read

Moneter.co.id – Menteri
Perindustrian Airlangga Hartarto mengajak seluruh komponen bangsa Indonesia
terutama para pelaku industri nasional agar dapat merealisasikan nilai-nilai
Pancasila dalam mendorong pemerataan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat
secara inklusif.

“Saat ini,
kita telah memasuki era revolusi industri 4.0 atau ekonomi digital, yang
menjadi tools dalam mewujudkan
demokratisasi ekonomi,” kata Menperin saat memperingati Hari Lahir Pancasila
pada 1 Juni di Jakarta, Jumat (1/06).

Menperin
menjelaskan, masih terbuka peluang bagi seluruh masyarakat Indonesia untuk bisa
menjadi wirausaha yang mandiri dan tangguh sehingga ekonomi ini tidak hanya
dimiliki oleh sebagian kelompok atau elite tertentu saja.

“Maka itu
diperlukan partisipasi aktif dan sinergi dari seluruh stakeholder agar kita bisa menjadi bangsa yang kuat, bangsa yang
besar, dan bangsa pemimpin,” tegasnya.

Dalam hal
ini, lanjut Menperin, Pancasila berperan penting sebagai falsafah dan dasar
negara yang kokoh, serta juga menjadi fondasi untuk membangun Indonesia yang
bersatu, berdaulat, adil dan makmur.

Airlangga
mengungkapkan, potensi tersebut didukung dengan jumlah sumber daya manusia
(SDM). Apalagi, Indonesia akan menikmati bonus demografi selama 15 tahun ke
depan. “
Tentunya kondisi ini dapat memacu kinerja ekonomi nasional
dapat tumbuh semakin maksimal,” ujarnya.

Salah satu
langkah prioritas nasional yang tengah dijalankan Kementerian Perindustrian,
sejalan dengan Making Indonesia 4.0, adalah membangun peningkatan kualitas SDM.

“Kami telah
meluncurkan program pendidikan vokasi yang link
and match
antara industri dengan SMK di beberapa wilayah Indonesia.
Tujuannya menciptakan tenaga kerja kompeten sesuai kebutuhan dunia industri
saat ini,” imbuhnya.

Menperin
optimistis, apabila program dan kebijakan dalam memacu kinerja industri
manufaktur dapat dijalankan secara terintegrasi, ekonomi nasional dapat tumbuh
tinggi. Untuk itu, Kemenperin fokus pula pada program hilirisasi industri yang
konsisten memberi efek berantai, antara lain peningkatan terhadap nilai tambah
bahan baku dalam negeri, penyerapan tenaga kerja, dan penerimaan devisa dari
ekspor.

Pada kuartal I/2018, industri
pengolahan nonmigas
masih memberikan kontribusi terbesar
dengan mencapai
17,95%
terhadap PDB nasional.
Selain
itu, industri pengolahan nonmigas mampu tumbuh sebesar 5,03% pada kuartal
I/2018 atau meningkat dibanding periode yang sama tahun 2017 sekitar%.

Sektor yang
mengalami pertumbuhan tertinggi adalah industri
mesin dan
perlengkapan sebesar 14,98%. S
ektor
manufaktur yang kinerjanya juga gemilang atau tumbuh di atas PDB nasional,
yakni
industri makanan dan minuman yang tumbuh hingga 12,70%
, industri logam dasar 9,94%, industri
tekstil dan pakaian jadi 7,53%, serta industri alat angkutan 6,33%.

“Dalam
merealisasikan nilai-nilai Pancasila, kita sebagai anak bangsa juga perlu
memiliki semangat berbagi untuk kemajuan dan kesejahteraan bersama. Kita harus
punya semangat berprestasi untuk memenangi kompetisi di tengah era persaingan
yang semakin ketat. Pada peringatan Hari Lahir Pancasila di tahun ini, maka itu
kita harus meneguhkan semangat untuk bersatu, berbagi, dan berprestasi,” papar
Menperin.

 

 

(TOP)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Metrodata Electronics Perkuat Talenta Digital Sebagai Fondasi Transformasi AI di Indonesia

PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL), emiten Teknologi Informasi (TI) dan peralatan komunikasi terbesar di Indonesia, kini tengah mengoptimalkan pemanfaatan...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img