Kamis, April 23, 2026

Periode November 2021: Harga sejumlah komoditas pertambangan alami kenaikan

Must Read

Moneter
Hingga
periode akhir Oktober 2021, harga beberapa komoditas pertambangan menunjukkan
tren yang serupa dengan bulan lalu. Harga komoditas yang sebelumnya mengalami
kenaikan, semakin naik. Sementara itu, komoditas yang mengalami penurunan,
semakin turun.

Hal
ini dipengaruhi adanya tren kenaikan permintaan pada beberapa komoditas produk
pertambangan sementara pada beberapa komoditas lainnya terjadi tren penurunan
permintaan
,” tulis keterangan resmi Kementerian
Perdagangan
yang diterima Moneter, Selasa (02/11).

Kondisi ini mempengaruhi penetapan Harga
Patokan Ekspor (HPE) produk pertambangan yang dikenakan Bea Keluar (BK) untuk
periode November 2021. Ketentuan ini ditetapkan dalam Peraturan Menteri
Perdagangan Nomor 63 Tahun 2021 pada 29 Oktober 2021.

Kata Plt.
Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Indrasari
Wisnu Wardhana
, dibandingkan periode
sebelumnya, harga komoditas konsentrat seng, konsetrat ilmenit, konsentrat
rutil, dan bauksit yang telah dilakukan pencucian terus mengalami kenaikan. Hal
tersebut antara lain dikarenakan adanya peningkatan permintaan dunia.

“Konsentrat
tembaga, konsentrat besi, konsentrat besi laterit, konsentrat timbal, dan
konsentrat pasir besi kembali mengalami penurunan harga. Adapun konsentrat
mangan dan pellet konsentrat pasir besi tetap tidak mengalami perubahan,”
tambah Wisnu.

Produk pertambangan yang mengalami
kenaikan harga rata-rata pada periode November 2021 adalah konsentrat seng (Zn
≥ 51%) dengan harga rata-rata USD 931,44/WE atau naik 5,89% dan konsentrat
ilmenit (TiO2 ≥ 45%) dengan harga rata-rata USD 459,41/WE atau naik 4,04%.

Selanjutnya konsentrat rutil (TiO2 ≥ 90%)
dengan harga rata-rata USD 1.268,30/WE atau naik 2,08%; dan bauksit yang telah
dilakukan pencucian (washed bauxite) (Al2O3 ≥ 42%) dengan harga rata-rata USD
39,98/WE atau naik 7,83%.

Sementara itu, produk yang mengalami
penurunan harga dibandingkan HPE periode sebelumnya adalah konsentrat tembaga
(Cu ≥ 15%) dengan harga rata-rata USD 3.348,33/WE atau turun 0,04% dan
konsentrat besi (hematit, magnetit) (Fe ≥ 62% dan ≤ 1% TiO2) dengan harga
rata-rata USD 99,15/WE atau turun 17,93%.

Kemudian,
konsentrat besi laterit (gutit, hematit, magnetit) dengan kadar (Fe ≥ 50% dan
(Al2O3 + SiO2) ≥ 10%) dengan harga rata-rata USD 50,66/WE atau turun 17,93%;
konsentrat timbal (Pb ≥ 56%) dengan harga rata-rata USD 918,38/WE atau turun
7,33%; dan konsentrat pasir besi (lamela magnetit-ilmenit) (Fe ≥ 56%) dengan
harga rata-rata USD 59,20/WE atau turun 17,93%.

Adapun konsentrat mangan (Mn ≥ 49%) dengan
harga rata-rata USD 213,63/WE dan pellet konsentrat pasir besi (lamela
magnetit-ilmenit) (Fe ≥ 54) dengan harga rata-rata USD 117,98/WE tidak mengalami
perubahan.

Perhitungan harga dasar HPE untuk
komoditas konsentrat besi, konsentrat besi laterit, konsentrat pasir besi,
konsentrat mangan, konsentrat ilmenit, dan konsentrat rutil bersumber dari
Asian Metal dan Iron Ore Fine Australian.

Sementara itu, perhitungan harga dasar HPE
untuk konsentrat tembaga, pellet konsentrat pasir besi, konsentrat timbal,
konsentrat seng, dan bauksit bersumber dari London Metal Exchange (LME).

Sejumlah produk pertambangan yang
dikenakan BK meliputi konsentrat tembaga, konsentrat besi, konsentrat besi
laterit, konsentrat pasir besi, pellet konsentrat pasir besi, konsentrat
mangan, konsentrat timbal, konsentrat seng, konsentrat ilmenit, konsentrat
rutil, dan bauksit yang telah dilakukan pencucian.

HPE
periode November 2021, seperti halnya HPE sebelumnya, ditetapkan berdasarkan
masukan tertulis dan hasil rapat koordinasi dengan berbagai instansi terkait
,” tungkas Wisnu.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Properti Nasional Masuk Fase Undervalued, Investor Perempuan Pimpin Akumulasi Aset di Tengah Inflasi Tinggi

Pembukaan kuartal II/2026 diwarnai anomali tajam di sektor properti nasional. Di saat Indeks Harga Konsumen (IHK) melonjak 4,76% secara...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img