Rabu, November 4, 2026

Permintaan Dokumen Identitas Melonjak, Jasuindo (JTPE) Raup Penjualan Rp1,6 Triliun

Must Read

PT Jasuindo Tiga Perkasa Tbk (JTPE) membukukan pertumbuhan kinerja keuangan signifikan hingga kuartal III-2026. Lonjakan permintaan dokumen identitas dan produk percetakan sekuriti mendorong penjualan perseroan naik 23,5% secara tahunan (year on year/YoY) menjadi Rp1,6 triliun.

Pertumbuhan pendapatan tersebut turut mendongkrak laba bersih komprehensif JTPE sebesar 36,2% YoY menjadi Rp230,1 miliar hingga September 2026. Kinerja ini memperlihatkan kuatnya permintaan terhadap produk sekuriti yang selama ini menjadi tulang punggung bisnis perseroan.

Lini bisnis sekuriti mencatatkan penjualan Rp1,5 triliun, tumbuh 26,5% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Kontribusinya mencapai 93,7% terhadap total pendapatan JTPE, terutama ditopang produk komponen paspor dan dokumen berfitur keamanan tinggi untuk kebutuhan instansi.

Sementara itu, lini bisnis non-sekuriti mencatatkan penjualan Rp98,5 miliar. Dari sisi geografis, pasar domestik masih menjadi sumber pendapatan utama dengan nilai Rp1,4 triliun, sedangkan pasar ekspor berkontribusi Rp201,4 miliar.

Direktur Utama JTPE Allan Wibisono Oei menilai capaian hingga kuartal III menjadi modal bagi perseroan untuk mempertahankan tren pertumbuhan hingga penghujung 2026.

“Melihat realisasi hingga kuartal III tahun ini, kami sangat optimistis dapat menutup tahun buku 2026 dengan catatan kinerja yang solid,” ujar Allan dalam keterangan tertulis, Selasa (3/11/2026).

Untuk menjaga momentum pertumbuhan, JTPE terus memperkuat bisnis dokumen identitas sekaligus membidik peluang baru dari sektor pemerintah dan swasta. Perseroan juga menjalankan optimalisasi dan efisiensi operasional guna menjaga kinerja bisnis di tengah tantangan industri.

Di sisi lain, transformasi digital turut menjadi agenda strategis JTPE. Perseroan mengembangkan dokumen sekuriti berbasis teknologi chip Radio Frequency Identification (RFID) untuk meningkatkan keamanan dan keandalan dokumen.

Teknologi RFID telah diterapkan pada sejumlah produk, termasuk dokumen security printing dan dokumen transportasi. Pengembangan ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan pasar yang semakin menuntut sistem identifikasi dan perlindungan dokumen dengan tingkat keamanan tinggi.

“Fokus kami ke depan tetap pada penguatan segmen dokumen identitas serta penjajakan peluang baru baik dari sektor swasta dan pemerintah yang memperkokoh posisi Perseroan di industri,” kata Allan.

Dengan dominasi lini bisnis sekuriti dan pengembangan teknologi RFID, JTPE berupaya menjaga pertumbuhan kinerja sekaligus memperkuat posisinya di industri percetakan sekuriti nasional.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Hongqi E-HS9 Perkuat Daya Saing SUV Listrik Premium Lewat Teknologi Keselamatan

Hongqi memperkuat posisi di pasar kendaraan listrik premium Indonesia melalui E-HS9 dengan mengandalkan teknologi keselamatan sebagai nilai jual utama....
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img