Minggu, Maret 1, 2026

Prabowo-Titiek Soeharto Rujuk, Indonesia Lebih Sejuk

Must Read

Moneter.id – Sudah
menjadi rahasia umum bila kalangan ‘emak-emak militan’ atau para ibu rumah
tangga pendukung Prabowo-Sandiaga Uno berharap agar
calon
presiden (C
apres) Prabowo bisa kembali
rujuk dengan Titiek Soeharto, mantan istrinya yang juga Ketua Dewan
Pertimbangan Partai Berkarya. Tetapi bukan hanya ‘emak-emak’. Ternyata kalangan
politisi dan caleg partai-partai koalisi pendukung pasangan
nomor urut 02 ini pun memiliki kehendak
serupa.

Menurut
Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Provinsi Jawa Barat, Asep Wahyu Wijaya,
melihat besarnya harapan tersebut  bukan tidak mungkin hal itu pun
menjadi dambaan Bersama para politisi yang berada di koalisi pendukung capres
02.

“Bahkan
bukan tidak mungkin pula itu diam-diam menjadi harapan seluruh warga Republik
Indonesia. Dalam hati kecil kita semua ada keinginan agar Pak Prabowo dan Mbak
Titiek kembali rujuk,” kata Asep yang juga wakil ketua Dewan Pimpinan Daerah
Partai Demokrat Jawa Barat itu. “Saya sih yakin, Pak Prabowo- Mbak Titiek
rujuk, Indonesia makin sejuk
, ujarnya,
Kamis (04/04).

Sebagai
seseorang yang menurutnya masih sangat memandang luhur nilai-nilai keluarga,
Asep sering kali menangkap adanya ‘kemesraan’ bilamana keduanya bertemu di
ruang publik. Ia menangkap kesan kuat manakala keduanya bertemu selalu ada
atmosfer rasa cinta, kasih dan rasa sayang yang tersimpan di antara mereka
berdua.

“Itu
sangat sejuk dilihat. Bagi saya, di forum publik mana pun mereka dipertemukan,
tempat itu ibarat ‘Jabal Rahmah’ bagi Pak Prabowo dan Mbak Titiek,” kata Asep.

Sementara itu, caleg DPRD Provinsi Sumsel dari Partai Gerindra,
Khalifah Alam, sependapat dengan Asep. Menurut Alam, sebenarnya keduanya tampak
sekali masih saling memiliki keterikatan. “Anggaplah buktinya, walau pun sudah
terpisah untuk jangka waktu yang lama, keduanya masih bertahan dengan
kesendirian masing-masing. Apalagi Mbak Titiek pun selalu hadir di acara debat
capres yang ditayangkan di televisi dan tak segan-segan turut berorasi dalam
acara-acara kampanye pemenangan Prabowo-Sandi,” kata dia.

Oman
Rohman Rakinda, caleg DPRD DKI Jakarta dari Partai Amanat Nasional (PAN) bahkan
menilai peristiwa rujuk di antara keduanya akan menjadi peristiwa besar. “Jika
memang Pak Prabowo rujuk dengan Mbak Titiek, itu akan menjadi ‘rujuk abad
ini’,” kata Oman, dengan serius.

“Kebaikannya
tidak hanya buat mereka berdua, melainkan turut menyuburkan kebaikan dan membawa
NKRI menjadi adil dan Makmur. Karena itu, Oman sepakat menyebut rujuk
tersebut dengan rujuk kemenangan bila terjadi
,” paparnya.

“Insya
Allah berkah,” kata H. Irvan Baihaqi Thabrani, caleg DPRD Kabupaten Bogor dapil
6 (Bojonggede, Tajurhalang, rancabungur, Kemang, Ciseeng, Parung dan gunung
Sindur) dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Sebagaimana Oman, Irvan pun
menilai dampak rujuk tersebut akan terasa bagi Indonesia, tak hanya buat
Prabowo-Mbak Titiek sekeluarga.   

Sebagaimana
sudah menjadi rahasia umum, kalangan emak-emak militan atau para ibu rumah
tangga pendukung pasangan Capres-cawapres Prabowo-Sandiaga, antusias mendukung
rujuknya Prabowo dengan mantan istrinya, Siti Hediati Hariyadi atau Titiek
Soeharto, yang juga Ketua Dewan Pertimbangan Partai Berkarya, partai nomor urut
7 dalam pemilu 2019 ini. Mereka menganggap jika Prabowo menang Pemilu 2019 dan
rujuk dengan Titiek Soeharto akan membawa kesejukan bagi masa depan Indonesia.

Namun
sebagian pendukung dari kalangan emak-emak juga ada yang meyakini bahwa
sebenarnya Prabowo – Titiek tak pernah bercerai. “Banyak ibu-ibu yang yakin
bahwa mereka sebenarnya tidak pernah bercerai,” kata Nenden Wardah Rosidah,
pembina pengajian Yayasan Islamiyah, di Bandung.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Motorola Resmi Luncurkan razr 60 di Indonesia: Era Baru Ponsel Lipat Pintar Berbasis AI

Motorola kembali menggebrak pasar ponsel premium tanah air dengan mengumumkan kehadiran motorola razr 60 di Jakarta pada Rabu, 25...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img