Rabu, Mei 20, 2026

PT Bank Central Asia Tbk Hadir di Untirta, Bekali Mahasiswa dengan Mental Resilien dan Kepemimpinan

Must Read

PT Bank Central Asia Tbk kembali memperkuat komitmennya dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia melalui program BCA Berbagi Ilmu (BBI). Untuk pertama kalinya, program tersebut hadir di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa pada Senin (18/5/2026) dengan melibatkan lebih dari 1.000 mahasiswa.

Dalam kegiatan yang digelar di Serang, Banten itu, Direktur BCA Hendra Tanumihardja membawakan tema “The Art of Falling: Ukemi as a Lesson for Life and Career”. Ia menekankan pentingnya keberanian menghadapi kegagalan sebagai bagian dari proses menuju kesuksesan, terutama di tengah persaingan dunia kerja yang semakin kompetitif dan dinamis.

Menurut Hendra, filosofi Ukemi dalam seni bela diri mengajarkan seseorang untuk mampu bangkit setelah jatuh. Nilai tersebut dinilai relevan bagi generasi muda agar memiliki daya tahan dan kemampuan beradaptasi dalam menghadapi tantangan kehidupan maupun karier profesional.

“Perjalanan menuju keberhasilan tak pernah lepas dari kegagalan. Generasi muda perlu berani dan tahan banting untuk menghadapi kegagalan tersebut,” ujar Hendra Tanumihardja.

Ia menambahkan, filosofi tersebut juga menjadi bagian dari budaya kerja di BCA dalam menghadapi tantangan bisnis dan dinamika perekonomian. Dengan semangat resilien, perseroan dinilai mampu terus bertumbuh dan berkembang di tengah persaingan industri perbankan.

Hendra juga menegaskan bahwa program BCA Berbagi Ilmu merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap dunia pendidikan. Melalui program ini, mahasiswa mendapat kesempatan belajar langsung dari para praktisi dan pimpinan perusahaan mengenai tantangan nyata di dunia profesional.

“Kehadiran BCA di Untirta menjadi jembatan bagi mahasiswa dalam transisi dari dunia akademik menuju profesional yang tangguh,” jelas Hendra Tanumihardja.

Sementara itu, EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA Hera F. Haryn mengatakan pendidikan merupakan investasi penting bagi masa depan bangsa. Karena itu, BCA berupaya menghadirkan program yang tidak hanya memberikan teori, tetapi juga gambaran nyata mengenai dunia kerja yang terus berubah.

“Kami juga membuka peluang kerja sama yang lebih luas dengan pihak perguruan tinggi, mengingat pelaksanaan program sebelumnya telah membuka kesempatan kolaborasi yang positif bagi kedua belah pihak, utamanya terkait layanan keuangan,” kata Hera.

Pada kesempatan yang sama, BCA melalui payung program Bakti BCA turut menyerahkan fasilitas Solar Panel Charging Bakti BCA kepada Untirta. Fasilitas berbentuk gazebo tersebut memanfaatkan energi surya untuk mendukung kebutuhan pengisian daya perangkat elektronik bagi sivitas akademika.

Menurut Hera, penyediaan fasilitas tersebut menjadi bagian dari dukungan perusahaan terhadap inisiatif green campus dan pengurangan emisi karbon di lingkungan perguruan tinggi. Selain mendukung aktivitas belajar, fasilitas itu juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran mahasiswa terhadap penggunaan solusi ramah lingkungan.

“Solar Panel Charging Station Bakti BCA yang ada di Untirta ini berbentuk Gazebo, sehingga rekan-rekan mahasiswa bisa sekaligus melakukan aktivitas sehari-hari di sana mulai dari belajar, diskusi, atau sekadar bersosialisasi,” ujar Hera.

Sebelumnya, pada 2025, BCA telah membangun fasilitas serupa di Universitas Diponegoro dan Institut Pertanian Bogor. Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam mendorong kesadaran generasi muda terhadap pentingnya adopsi energi bersih dan solusi berkelanjutan.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

J&T Express Pacu Logistik Hijau Lewat AI dan Kendaraan Rendah Emisi

J&T Express mempertegas komitmennya terhadap keberlanjutan dengan merilis Laporan Environmental, Social and Governance (ESG) 2025 yang memuat berbagai langkah...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img