Jumat, Agustus 14, 2026

PT SMI Suntik Rp364,15 Miliar ke Infrastruktur Lampung

Must Read

PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) atau PT SMI menggelontorkan pembiayaan Rp364,15 miliar untuk mempercepat pembangunan infrastruktur di tiga daerah di Provinsi Lampung. Porsi terbesar mengalir ke Kabupaten Lampung Timur dengan nilai Rp200 miliar.

Pembiayaan tersebut diberikan kepada Pemerintah Kabupaten Tanggamus, Pemerintah Kota Bandar Lampung, dan Pemerintah Kabupaten Lampung Timur. Dana akan digunakan untuk meningkatkan kualitas jalan, membangun jembatan, serta merevitalisasi trotoar dan drainase.

Lampung Timur memperoleh pembiayaan Rp200 miliar untuk penanganan lima ruas jalan strategis, yakni Sribawono–Tanjung Aji, Pekalongan–KBH XII, Bumi Jawa–Tanjung Kesuma, Tanjung Kesuma–Taman Endah, serta Braja Sakti–Sriminosari.

Sementara itu, Pemkot Bandar Lampung memperoleh Rp99,15 miliar. Pembiayaan tersebut akan diarahkan untuk peningkatan enam ruas jalan, revitalisasi trotoar pada tiga ruas jalan, serta revitalisasi trotoar dan drainase pada satu ruas jalan.

Adapun Pemkab Tanggamus mendapatkan pembiayaan Rp65 miliar untuk peningkatan lima ruas jalan, pemeliharaan delapan ruas jalan, dan pembangunan dua jembatan.

Direktur Pembiayaan Publik dan Pengembangan Proyek PT SMI Faaris Pranawa mengatakan penguatan infrastruktur jalan menjadi salah satu kunci untuk meningkatkan produktivitas daerah. Infrastruktur yang memadai juga berperan dalam memperlancar distribusi barang dan jasa.

“Pembangunan infrastruktur yang berkualitas menjadi fondasi bagi pertumbuhan ekonomi daerah. Melalui pembiayaan kepada Kabupaten Tanggamus, Kota Bandar Lampung, dan Kabupaten Lampung Timur, PT SMI mendukung percepatan penyediaan infrastruktur yang mampu meningkatkan konektivitas, memperlancar mobilitas masyarakat, serta memperkuat distribusi barang dan jasa serta menciptakan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat,” ujar Faaris.

Dari sisi struktur ekonomi, pembenahan konektivitas menjadi kebutuhan penting bagi Tanggamus dan Lampung Timur yang masih mengandalkan sektor pertanian sebagai salah satu penopang utama ekonomi daerah.

Pada 2025, sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan menyumbang 37,46% terhadap PDRB Kabupaten Tanggamus. Di Lampung Timur, sektor tersebut memberikan kontribusi 31,81%.

Kondisi itu membuat kualitas jalan memiliki kaitan erat dengan efisiensi rantai pasok komoditas pertanian. Semakin baik konektivitas antardaerah, semakin besar peluang untuk memangkas biaya transportasi dan mempercepat distribusi hasil produksi menuju pusat perdagangan.

Bupati Tanggamus Mohammad Saleh Asnawi menilai dukungan pembiayaan PT SMI dapat mempercepat perbaikan infrastruktur dasar di daerahnya.

“Peningkatan jalan dan pembangunan jembatan merupakan kebutuhan penting bagi masyarakat Tanggamus. Dukungan PT SMI akan membantu kami memperkuat konektivitas antarwilayah sehingga aktivitas masyarakat dan distribusi hasil produksi dapat berjalan lebih lancar serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” tuturnya.

Sementara itu, Bandar Lampung memiliki struktur ekonomi yang lebih beragam. Industri pengolahan menjadi sektor dengan kontribusi terbesar terhadap perekonomian kota, yakni 19,85%, diikuti transportasi dan pergudangan 18,42%, serta perdagangan besar dan eceran 14,64%.

Karena itu, pembangunan infrastruktur perkotaan menjadi faktor penting untuk menjaga kelancaran mobilitas dan aktivitas ekonomi di pusat perdagangan Provinsi Lampung.

Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana mengatakan pembiayaan dari PT SMI akan digunakan untuk mempercepat realisasi pembangunan infrastruktur prioritas.

“Kami terus berupaya menghadirkan infrastruktur yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung pertumbuhan kota. Dukungan pembiayaan dari PT SMI menjadi kolaborasi yang sangat berarti untuk mempercepat realisasi program pembangunan prioritas sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan masyarakat melalui mobilitas yang lebih lancar, lingkungan yang lebih nyaman, dan pelayanan publik yang semakin baik,” kata Eva.

Di Lampung Timur, pembangunan lima ruas jalan strategis diharapkan mampu memperkuat akses masyarakat sekaligus mendukung distribusi hasil pertanian.

Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah mengatakan perbaikan jalan menjadi bagian penting dalam membuka akses ekonomi masyarakat.

“Perbaikan ruas-ruas jalan strategis akan membuka akses yang lebih baik bagi masyarakat serta mendukung kelancaran distribusi hasil pertanian dan aktivitas ekonomi lainnya. Kami mengapresiasi sinergi bersama PT SMI dalam mempercepat pembangunan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Lampung Timur,” pungkasnya.

Pembiayaan kepada tiga daerah tersebut tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan kualitas fisik infrastruktur. PT SMI juga menargetkan dampak ekonomi berupa penurunan biaya transportasi, pemangkasan waktu tempuh, peningkatan akses terhadap pusat kegiatan ekonomi, serta kelancaran distribusi barang dan jasa.

Langkah tersebut sekaligus memperkuat posisi PT SMI sebagai salah satu sumber pembiayaan pembangunan daerah di tengah kebutuhan pemerintah daerah terhadap alternatif pendanaan infrastruktur.

Hingga Juni 2026, PT SMI telah mencatatkan total komitmen pembiayaan daerah sebesar Rp37,41 triliun. Adapun outstanding pembiayaan mencapai Rp13,67 triliun.

Dengan tambahan pembiayaan di Lampung, PT SMI terus mendorong pembangunan infrastruktur daerah sebagai pengungkit pertumbuhan ekonomi. Tantangannya kini adalah memastikan investasi tersebut mampu diterjemahkan menjadi produktivitas yang lebih tinggi, biaya logistik yang lebih rendah, serta aktivitas ekonomi yang semakin merata di tingkat daerah.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Limit Transfer myBCA Naik, BCA Bidik Transaksi Nasabah Bernilai Lebih Besar

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) memperlonggar batas transaksi melalui layanan digital myBCA. Mulai 12 Agustus 2026, nasabah dapat...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img