Moneter.id – PT Suzuki Indomobil Motor (SIM) mendapat apresiasi positif
dari
Kementerian Perdagangan (Kemendag) melalui Primaniyarta
Award 2018 untuk kategori extra performance yang diberikan di Indonesia Convention Exhibition, Bumi Serpong Damai, Rabu (24/10) lalu. Pasalnya, SIM terus
berkomitmen dalam mendukung pasar ekspor di Tanah
Air.
“Sebuah kehormatan bagi
Suzuki dapat menerima Primaniyarta Award untuk pertama kalinya. Apresiasi ini
memotivasi kami untuk terus meningkatkan kinerja,
mengoptimalkan kapasitas produksi dan kesiapan sumber daya manusia, serta
konsisten dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas ekspor Suzuki di pasar
global,” ujar Tomio Yoshida, Managing
Director PT SIM disiaran persnya,
Kamis (25/10).
Yoshida menjelaskan,
penghargaan ini diterima karena PT SIM dinilai dapat memaksimalkan produksi
pabrik, terutama dalam merakit kendaraan layak ekspor sejak 1993. Selama 25 tahun, PT SIM mengekspor 484.023 unit
kendaraan roda empat hingga September 2018, baik completely built up (CBU) dan completely
knock down (CKD).
“Sedangkan
ekspor kendaraan roda dua, dari tahun 2012 hingga September 2018, CBU dan CKD
telah mencapai 723.670 unit. Produk-produk tersebut diekspor ke 109 negara
tujuan di berbagai wilayah seperti Afrika, Asia, Timur Tengah, Amerika Latin
dan Karibia, Oseania, hingga Eropa,” ucapnya.
Kiprah PT SIM dalam bidang ekspor merupakan upaya nyata
Suzuki dalam memberikan sumbangsih
pada negara. Pada tahun
2017, 33% pemasukan PT SIM berasal dari ekspor, sehingga ke depannya kegiatan ekspor diharapkan dapat memberikan
dampak positif baik terhadap Suzuki maupun perekonomian Indonesia. Untuk menjawab harapan eskpor tersebut,
Suzuki akan melanjutkan produksi kendaraan berstandar global.
“Primaniyarta Award kali ini juga bukti penerapan produk berstandar tinggi Suzuki yang memprioritaskan
kepercayaan dan keamanan konsumen, serta lebih responsif pada pengembangan
kualitas sumber daya manusia, manufaktur, dan pasar sehingga menjadikan Suzuki
sebagai merek yang dipercaya baik nasional
maupun global,” tutup Yoshida.
Primaniyarta Award adalah penghargaan tertinggi untuk eksportir berprestasi
dan dapat menjadi teladan bagi eksportir lainnya.
(TOP)




