Senin, Maret 2, 2026

Realisasi Pendapatan Negara Hingga 31 Agustus 2020 Capai Rp1.034,1 triliun atau Turun 13,1 Persen

Must Read

Moneter.id
 Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati
menyebutkan realisasi pendapatan negara hingga 31 Agustus 2020 sebesar
Rp1.034,1 triliun. Realisasi itu telah mencapai 60,8 persen dari target
perubahan APBN dalam Perpres 72/2020 yaitu Rp1.699,9 triliun.

Pendapatan tersebut turun
13,1 persen (yoy) dibandingkan periode sama 2019 yaitu sebesar Rp1.190,2
triliun yang tumbuh 3,2 persen dari Agustus 2018.

“Dalam hal ini realisasi
31 Agustus dibandingkan tahun lalu Rp1.190,2 triliun ini berarti terjadi
kontraksi pendapatan 13,1 persen,” katanya di Jakarta, Selasa (22/9/2020).

Baca juga: Menkeu: Belanja Negara Naik 3,3
Persen Jadi Rp1.068,9 Triliun di Semester I/2020

Sebutnya,
pendapatan negara turun karena penerimaan perpajakan terkontraksi hingga 13,4
persen (yoy) yaitu Rp798,1 triliun atau 56,8 persen dari target perubahan APBN
dalam Perpres 72/2020 Rp1.404,5 triliun.

“Penerimaan perpajakan terdiri dari penerimaan pajak
Rp676,9 triliun yang realisasinya 56,5 persen dari target dalam Perpres 72/2020
Rp1.198,8 triliun dan terkontraksi hingga 15,6 persen (yoy) dibanding periode
sama 2019 yaitu Rp802,5 triliun,” ujarnya.

Pertumbuhan minus pada
penerimaan pajak terjadi karena seluruh realisasi pada komponennya mengalami
kontraksi yakni PPh Migas yang sebesar Rp21,6 triliun atau 67,8 persen dari
target Rp31,9 triliun turun hingga 45,2 persen dibanding periode sama tahun
lalu Rp39,5 triliun.

Untuk pajak nonmigas yang
telah terealisasi Rp655,3 triliun atau 56,2 persen dari target dalam Perpres
72/2020 yakni Rp1.167 triliun turut terkontraksi hingga 14,1 persen dibanding
Agustus 2019 sebesar Rp763 triliun.

Baca
juga:
 Menkeu: Defisit APBN Capai Rp179,6 Triliun

Sementara
untuk penerimaan kepabeanan dan cukai yang terealisasi Rp121,2 triliun atau
58,9 persen dari target Rp205,7 triliun mampu tumbuh 1,8 persen (yoy) dibanding
periode sama 2019 yakni Rp119 triliun.

Pertumbuhan positif pada penerimaan kepabeanan dan cukai
ditunjang oleh realisasi cukai yang mencapai Rp97,7 triliun atau lebih tinggi
4,9 persen dibandingkan Agustus tahun lalu dan merupakan 56,7 persen dari
target dalam Perpres 72/2020 Rp172,2 triliun.

Di sisi lain untuk pajak
perdagangan internasional pada cukai terkontraksi 9,3 persen yaitu realisasinya
adalah Rp23,5 triliun yang merupakan 70 persen dari target dalam Perpres
72/2020 Rp33,5 triliun.

Baca juga: Kemenkeu
Terbitkan Surat Utang Negara Senilai Rp62 Triliun Lebih

Kemudian,
pendapatan negara juga ditunjang oleh realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak
(PNBP) yang hingga Agustus 2020 sebesar Rp232,1 triliun atau 78,9 persen dari target
dalam Perpres 72/2020 yaitu Rp294,1 triliun.

Realisasi PNBP tersebut berada pada zona negatif yaitu
13,5 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu sebesar Rp268,2
triliun.

Di sisi lain, untuk penerimaan negara dari hibah
mengalami peningkatan yang sangat signifikan jika dibandingkan dengan periode
sama tahun lalu yakni mencapai Rp4 triliun dari Rp0,5 triliun.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Sambut Ramadan 2026, Grand Travello Hotel Bekasi Hadirkan Showcase Kuliner dan Paket Spesial

Grand Travello Hotel menggelar Ramadan Showcase 2026 sebagai bentuk komitmen dalam menghadirkan pengalaman berbuka puasa yang berkualitas bagi masyarakat...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img