Senin, Juli 20, 2026

RISE Bidik Recurring Income Lewat Proyek Resort Mewah VASA Ubud Senilai Rp1 Triliun

Must Read

PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk (RISE) mempercepat ekspansi di bisnis hospitality dengan menggarap proyek resort mewah VASA Ubud di Bali. Proyek dengan nilai investasi sekitar Rp1 triliun ini diposisikan sebagai salah satu pendorong pertumbuhan pendapatan berulang (recurring income) sekaligus memperkuat portofolio properti premium perseroan di tengah prospek positif sektor pariwisata nasional.

Groundbreaking proyek VASA Ubud dilakukan pada Jumat (17/7). Pengembangan resort tersebut menjadi bagian dari strategi jangka panjang RISE untuk memperluas sumber pertumbuhan bisnis melalui aset hospitality bernilai tambah tinggi yang menyasar segmen wisata premium.

Presiden Direktur PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk, Budi Agusti, mengatakan Bali masih menawarkan prospek yang menjanjikan sebagai destinasi wisata kelas dunia. Karena itu, perseroan memandang investasi di sektor hospitality premium memiliki potensi untuk memberikan nilai tambah bagi kinerja perusahaan dalam jangka panjang.

“VASA Ubud merupakan bagian dari komitmen RISE untuk terus mengembangkan portofolio properti premium dengan standar internasional. Kami melihat potensi sektor pariwisata Indonesia, khususnya Bali sebagai destinasi wisata kelas dunia, masih memiliki peluang pertumbuhan yang sangat besar,” kata Budi.

Proyek VASA Ubud dibangun di atas lahan sekitar 7,39 hektare yang berada di kawasan Ubud dan berbatasan langsung dengan Sungai Ayung. Pembangunan ditargetkan selesai dalam waktu sekitar 30 bulan.

Resort tersebut mengusung konsep low-density luxury resort dengan menghadirkan 41 unit vila mewah privat dan 128 kamar hotel bergaya sanctuary. Seluruh kamar memiliki luas mulai dari 48 meter persegi, menawarkan ruang yang lebih lega dibandingkan standar hotel premium pada umumnya.

Perseroan juga mengintegrasikan konsep keberlanjutan dalam pengembangan proyek. Mulai dari revitalisasi saluran air alami, sistem sirkulasi dan daur ulang air, penggunaan panel surya sebagai sumber energi terbarukan, hingga pemanfaatan tanaman organik mikro di area atap bangunan.

Selain memperluas bisnis hospitality, proyek ini diharapkan memberikan efek berganda bagi perekonomian daerah melalui pembukaan lapangan kerja dan meningkatnya aktivitas usaha masyarakat selama tahap pembangunan maupun ketika resort mulai beroperasi.

Menurut Budi, VASA Ubud tidak hanya ditujukan sebagai destinasi wisata premium, tetapi juga menjadi aset strategis yang akan memperkuat fundamental bisnis perseroan.

“Melalui VASA Ubud, kami tidak hanya membangun sebuah destinasi premium, tetapi juga menghadirkan ikon baru pariwisata Indonesia yang memiliki nilai ekonomi, lingkungan, dan sosial yang berkelanjutan. Kami optimistis proyek ini dapat menjadi salah satu katalis pertumbuhan RISE ke depan,” ujarnya.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

PT SMI Kucurkan Rp268 Miliar untuk Dorong Ekonomi Tiga Kabupaten

PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) atau PT SMI menggelontorkan pembiayaan sebesar Rp268,36 miliar kepada tiga pemerintah daerah sebagai upaya...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img