Moneter.co.id – Posisi Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartato yang kini
merangkap jabatan sebagai Ketua Umum (Ketum) Partai Golkar tidak akan
memengaruhi kinerja kedua bidang tersebut. Demikian disampaikan Ketua
DPP Partai Golkar Happy Bone Zulkarnain dalam diskusi bertajuk “Perlukah
Airlangga Mundur?” di Jakarta, Sabtu (6/1/2018).
Happy mengatakan, Airlangga sudah mempersiapkan tim solid dan
profesional baik di Kementerian Perindustrian maupun Golkar agar tidak
memanfaatkan jabatan untuk kepentingan politik.
“Airlangga sudah membentuk tim solid dan profesional,
sehingga tidak akan mengganggu kinerja Kementerian Perindustrian dan partai.
Tim ini terpisah di ranah birokrasi dan partai. Tim tersebut mempunyai target
dan sasaran yang jelas,” kata Happy.
Happy memandang waktu pemerintahan Kabinet Kerja sudah tidak
banyak lagi, apalagi menjelang tahapan Pilpres 2019 pada Agustus dan September
mendatang, sehingga posisi Airlangga dalam dua jabatan tidak perlu
diperdebatkan.
“Banyak program-program Kemenperin yang dicetuskan Airlangga
harus dilanjutkan, sehingga disayangkan jika program tersebut menjadi
terkendala akibat perombakan cabinet,” jelasnya.
Menurutnya, setelah Airlangga terpilih sebagai Ketua Umum DPP
Partai Golkar menggantikan Setya Novanto pada Rapat Pleno DPP Partai Golkar
pertengahan Desember 2017, survei Saiful Mujani Research Consulting (SMRC) atas
partai berlambang pohon beringin tersebut menunjukkan peningkatan tiga persen
dari 9,5 persen menjadi 12,5 persen dalam satu bulan.
(HAP)




