Rabu, Juni 24, 2026

Asuransi kesehatan

Allianz Soroti Lonjakan Biaya Perawatan Penyakit Tropis, Klaim DBD Tembus Rp21,5 Miliar

Demam Berdarah Dengue (DBD), demam tifoid, dan tuberkulosis (TBC) masih menjadi tantangan kesehatan yang membayangi masyarakat Indonesia. Selain tingginya jumlah kasus, biaya perawatan untuk penyakit-penyakit tersebut juga menunjukkan tren peningkatan dalam beberapa tahun terakhir. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan dan Organisasi...

Biaya Perawatan Penyakit Jantung Naik 219%, Allianz Waspadai Tekanan Inflasi Medis

Lonjakan biaya penanganan penyakit kritis semakin menjadi tantangan bagi industri kesehatan dan asuransi. Data Allianz Indonesia menunjukkan biaya perawatan penyakit jantung sepanjang periode 2020-2025 melonjak hingga 219%, sementara biaya pengobatan kanker meningkat 179% dan stroke naik 169%. Kenaikan tersebut...

OJK : Nilai Premi Kesehatan 2024 Sebesar Rp40,19 Triliun atau Naik 43,01 Persen

Moneter.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat nilai premi per polis pada asuransi kesehatan mengalami kenaikan sebesar 43,01 persen pada 2024.Jumlah premi yang tercatat terus meningkat tiap tahunnya. Pada 2021, jumlah nilai premi asuransi kesehatan sebesar Rp19,17 triliun, kemudian meningkat menjadi Rp22,09 triliun...

Perlu diketahui, ini perbedaan antara BPJS kesehatan dan asuransi kesehatan swasta

Moneter – Semua orang pasti setuju jika kesehatan memiliki harga yang mahal dan sudah seharusnya dijaga sebaik mungkin. Namun, risiko kesehatan tidak bisa dihilangkan sepenuhnya dan mampu dialami oleh siapa saja tanpa terkecuali. Untuk itu, jaminan perlindungan terhadap risiko tersebut harus bisa didapatkan...
- Advertisement -spot_img

Latest News

Hadapi Ketidakpastian Global, Pemerintah Gelontorkan Paket Stimulus Rp26,34 Triliun

Pemerintah menyiapkan paket stimulus ekonomi senilai Rp26,34 triliun untuk menjaga laju pertumbuhan ekonomi nasional pada semester II-2026 di tengah...
- Advertisement -spot_img