Moneter.id – Direktur Pemasaran dan Pelayanan PT Taman Wisata Candi Borobudur,
Prambanan dan Ratu Boko Ricky SP Siahaan menyatakan Taman Wisata Candi
Borobudur menargetkan jumlah pengunjung pada libur Lebaran 2018 sebanyak 356.747
wisatawan.
“Target kunjungan wisatawan libur Lebaran selama 12 hari
tersebut naik sekitar 7,5% dari libur Lebaran 2017,” katanya di Magelang,
Selasa (12/06).
Ricky optimistis target tersebut bisa tercapai karena cuti
bersama Lebaran tahun ini lebih panjang dibanding tahun 2017. “Kami harapkan keluarga-keluarga yang memanfaatkan cuti
bersama ini akan lebih banyak punya waktu untuk berkunjung ke objek wisata
Borobudur ini, di mana kita ketahui magnet Borobudur ini luar biasa,”
katanya.
Pihaknya memprediksi puncak kunjungan wisatawan pada libur
Lebaran 2018 pada H+4 yaitu Selasa (19/6) dengan target 56.998 pengunjung.
“Taman Wisata Candi Borobudur (TWCB) telah mempersiapkan diri
untuk menyambut kedatangan pemudik yang akan berkunjung di Candi Borobudur,”
ucapnya.
Menurut dia TWCB sudah menyiapkan aneka hiburan untuk
menyambut wisatawan, antara lain atraksi punokawan, kampung dolanan, foto
booth, cokekan, warung info, pameran UKM, perkusi, jatilan, kidung
karmawibangga, dan wayang kulit.
“Atraksi hiburan ini dilakukan oleh masyarakat sekitar
Borobudur. Ini adalah kesempatan untuk mengangkat dan menggali kesenian dan
kebudayaan yang ada di Borobudur ini,” katanya.
Sementara, General Manager Taman Wisata Candi Borobudur I
Gusti Putu Ngurah Sedana mengatakan TWCB tidak hanya melakukan persiapan di
dalam kawasan Candi Borobudur, melainkan juga melaksanakan rekayasa lalu lintas
bekerja sama dengan Polres Kabupaten Magelang untuk memperlancar akses
pengunjung ke Candi Borobudur.
Ia menuturkan selama bulan Ramadhan ini jumlah pengunjung
turun, namun sejak Senin (11/6) sudah mulai ada peningkatan.
“Selama bulan Ramadhan ini jumlah pengunjung pada hari
biasa sekitar 1.000 hingga 2.000 wisatawan, namun sejak kemarin pengunjung
meningkat menjadi 3.200 wisatawan,” katanya.
(HAP)




