Sabtu, Juni 20, 2026

Usai FID, PCK2L Tancap Gas Garap Lapangan Bukit Panjang

Must Read

PC Ketapang II Ltd. (PCK2L) mempercepat pengembangan Lapangan Bukit Panjang di Wilayah Kerja Ketapang, lepas pantai Jawa Timur, dengan memulai fabrikasi fasilitas produksi. Tahapan tersebut ditandai melalui seremoni First Steel Cutting yang digelar di Meitech Korindo Yard, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau, Selasa (17/6), sekaligus menjadi langkah lanjutan setelah proyek memperoleh persetujuan Keputusan Investasi Akhir (Final Investment Decision/FID) pada April lalu.

Dimulainya fabrikasi fasilitas produksi menjadi salah satu tonggak penting bagi proyek yang ditargetkan mulai beroperasi pada 2028. Pengembangan Lapangan Bukit Panjang diharapkan mampu menambah produksi migas Wilayah Kerja Ketapang serta memperkuat pasokan energi di Jawa Timur di tengah upaya pemerintah meningkatkan produksi nasional.

Kepala SKK Migas Djoko Siswanto mengatakan keberhasilan proyek memasuki tahap konstruksi menunjukkan optimisme investor terhadap prospek industri hulu migas Indonesia.

“Pencapaian FID dan dimulainya kegiatan fabrikasi untuk Lapangan Bukit Panjang menunjukkan kepercayaan investor terhadap potensi sektor hulu migas Indonesia. SKK Migas akan terus mendukung pelaksanaan proyek strategis seperti ini agar dapat berjalan dengan aman, tepat waktu, dan memberikan kontribusi optimal bagi pencapaian target produksi nasional,” kata Djoko dalam pernyataannya.

Menurut dia, percepatan penyelesaian proyek akan membuka peluang tambahan pasokan energi lebih cepat dari jadwal yang telah ditetapkan. “Semakin cepat tentu semakin baik. Kami berharap tahun depan Lapangan Bukit Panjang dapat onstream dengan tambahan produksi kondensat sekitar 1.000 BOPD serta menghasilkan LPG sampai dengan 189 metrik ton per hari atau setara sekitar 2.170 BOEPD,” ujarnya.

Lapangan Bukit Panjang diperkirakan memiliki puncak produksi hingga 50 juta kaki kubik gas per hari (MMSCFD). Pengembangannya akan memanfaatkan fasilitas produksi lepas pantai yang terhubung dengan infrastruktur eksisting Lapangan Bukit Tua yang telah beroperasi sejak 2015, sehingga diharapkan mampu meningkatkan efisiensi investasi dan mempercepat monetisasi cadangan.

Presiden Direktur PCK2L Yuzaini Md Yusof mengatakan pengembangan Lapangan Bukit Panjang merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam mengoptimalkan aset yang dimiliki melalui pendekatan yang berkelanjutan.

“Pengembangan Lapangan Bukit Panjang mencerminkan komitmen kami untuk mengoptimalkan potensi aset yang ada melalui penerapan teknologi efisien dan pengembangan berkelanjutan. Kami berterima kasih atas dukungan penuh yang telah diberikan oleh Pemerintah Indonesia dan SKK Migas, serta menantikan kerja sama yang erat selama proses pengembangan ini,” kata Yuzaini.

PCK2L merupakan anak usaha Searah Limited, perusahaan patungan yang dibentuk PETRONAS dan Eni pada awal Juni 2026 dengan kepemilikan masing-masing 50%. Entitas tersebut mengelola kombinasi portofolio 19 aset gas yang telah berproduksi maupun masih dalam tahap pengembangan di Indonesia dan Malaysia, dengan sebagian besar aset berada di kawasan Jawa Timur. Strategi tersebut diharapkan dapat memperkuat ketahanan energi regional sekaligus meningkatkan nilai portofolio kedua perusahaan.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

FWD Insurance Perkuat Tata Kelola, Angkat Direktur Kepatuhan dan Chief of Risk Baru

PT FWD Insurance Indonesia melakukan penguatan struktur organisasi dengan menunjuk Andri Hasian sebagai Direktur Kepatuhan dan Junaidi Amin sebagai...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img