Moneter.co.id – Ketua
Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto diusulkan sebagai calon wakil presiden
(Cawapres) pendamping Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Pemilihan Presiden dan
Wakil Presiden (Pilpres) 2019 mendatang.
Politikus
senior Partai Golkar Leo Nababan mengatakan, Airlangga yang merupakan Ketua
Umum Partai Golkar yang bersih. “Khusus calon wakil presiden
(Cawapres), saya berharap menyerahkan kepada Pak Jokowi, karena beliau user,” ujar Leo Nababan, Sabtu
(24/2).
Leo
mengusulkan agar Cawapres pendamping Presiden Jokowi di Pilpres 2019 mendatang
berasal kader partai yang terbaik. “Mengapa kader partai?
Karena, mereka adalah orang-orang yang disiapkan menjadi pemimpin negara,”
bebernya.
Adapun kader partai terbaik yang dimaksudnya adalah Airlangga
Hartarto. “Untuk itu saya mengusulkan Airlangga Hartarto. Karena umurnya
beda satu tahun lebih tua Jokowi,” ungkapnya.
Tak hanya itu, Leo menilai bibit, bebet dan bobot Airlangga
tidak perlu diragukan lagi. “Buktinya, Airlangga belum pernah
dipanggil sebagai saksi di KPK, polisi, dan aparat penegak hukum lainnya. Tapi
saksi nikah sering,” katanya.
Adapun mengenai keputusan Partai Demokrasi Indonesia
Perjuangan (PDIP) yang mengusung kembali Jokowi sebagai Capres disambut baik
olehnya. “Selamat buat Pak Jokowi dan PDIP,” pungkasnya.
(HAP)




