Moneter.id – Kamar Dagang dan Industri (KADIN) DKI Jakarta menyatakan selama musim
mudik Lebaran 2018, uang sebesar Rp41 triliun diperkirakan menyebar ke banyak
daerah di Indonesia dari kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi
(Jabodetabek).
Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) DKI Jakarta, Sarman
Simanjorang mengatakan, penyebaran uang tunai ini dikarenakan jumlah pemudik
dari salah satu kawasan penggerak ekonomi utama Indonesia mencapai 7 juta orang
pada tahun ini.
“Data dari Bank Indonesia menyebutkan perputaran uang selama musim
liburan Lebaran tahun ini mencapai Rp188 triliun, sekitar Rp41 triliun atau 22%
berasal dari Jabodetabek,” ujar Sarman, Kamis, (14/06).
Ia menyampaikan, jumlah itu sendiri meningkat sebesar 10% hingga 13%
dibanding tahun 2017. Karena itu, sejumlah daerah pada sektor-sektor ekonomi
kecil, mencakup transportasi, pariwisata, kerajinan/oleh-oleh, hingga konsumsi
rumah tangga, akan tergenjot oleh uang yang dibawa para pemudik ini.
“Momen Lebaran memang sangat ditunggu-tunggu oleh pelaku UKM di
daerah tujuan mudik karena akan mampu mendongkrak omset mereka,” ujar
Sarman.
Lebih lanjut,
Sarman menyampaikan, kebijakan pemerintah memperpanjang masa libur Lebaran
hingga mencapai total 10 hari, memberi dampak positif yang tinggi terhadap laju
ekonomi di daerah. Para pelaku ekonomi di daerah memiliki kesempatan yang lebih
lama untuk mencicipi kue ekonomi mudik.
“Geliat
ekonomi di daerah semakin bergairah dan ini menjadi kesempatan yang sangat
baik, terutana bagi UKM yang berdagang di sekitar kawasan wisata,” ujar
Sarman.
(HAP)




