Moneter.id – Harga
referensi produk Crude Palm Oil (CPO) untuk penetapan Bea Keluar (BK)
periode Juli 2018 adalah USD 678,18 /MT. Harga referensi tersebut melemah USD
9,21 atau 1,34% dari periode Juni 2018 yang sebesar USD 687,39/MT.
“Saat ini harga referensi CPO melemah dan berada pada level di bawah
USD 750/MT. Untuk itu, pemerintah mengenakan BK CPO sebesar USD 0/MT untuk
periode Juli 2018,” kata
Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemendag Oke Nurwan, Rabu (27/06).
Oke
mengatakan, penetapan ini tercantum dalam Peraturan Menteri Perdagangan Nomor
72 Tahun 2018 tentang Penetapan Harga Patokan Ekspor (HPE) atas Produk
Pertanian dan Kehutanan yang Dikenakan Bea Keluar.
BK CPO untuk
Juli 2018 tercantum pada Kolom 1 Lampiran II Huruf C Peraturan Menteri Keuangan
No. 13/PMK.010/2017 sebesar USD 0/MT. Nilai tersebut sama dengan BK CPO untuk
periode Juni 2018 sebesar USD 0/MT.
Sementara
itu, harga referensi biji kakao pada Juli 2018 mengalami penurunan sebesar USD
303,78 atau 10,93%, yaitu dari USD 2.778,55/MT menjadi USD 2.474,77/MT. Hal ini
berdampak pada penetapan HPE biji kakao yang turun USD 296 atau 11,92% dari USD
2.484/MT pada periode bulan sebelumnya menjadi USD 2.188/MT pada Juli 2018.
Penurunan
harga referensi dan HPE biji kakao disebabkan melemahnya harga internasional.
Pelemahan ini berdampak pada BK biji Kakao yang turun menjadi 5%. Hal tersebut
tercantum pada kolom 2 Lampiran II Huruf B Peraturan Menteri Keuangan No.
13/PMK.010/2017.
Untuk HPE dan
BK komoditas produk kayu dan produk kulit tidak ada perubahan dari periode
bulan sebelumnya. BK produk kayu dan produk kulit tercantum pada Lampiran II
Huruf A Peraturan Menteri Keuangan No. 13/PMK.010/2017.
(HAP)




