Jumat, Maret 13, 2026

Beban Pokok Pendapatan ‘Membengkak’, Laba Bersih Chandra Asri Petrochemical Turun 31 Persen

Must Read

Moneter.id – Laba bersih
PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) turun 31,8% menjadi US$ 73,40 juta
dibandingkan priode yang sama tahun lalu sebesar US$ 107,7 juta. Hal ini dikarenakan
membengkaknya beban pendapatan.

Menurut informasi
perseroan dalam siaran persnya di Jakarta,Rabu (27/06) beban pokok pendapatan
Chandra Asri membengkak menjadi sebesar US$ 554 juta di kuartal I/2018.

Sebelumnya,
beban pokok pendapatan perusahaan ini adalah sebesar US$ 456 juta atau
mengalami kenaikan sebesar 21,4%. Sementara perseroan mencatatkan pendapatan
US$ 695,28 juta sepanjang tiga bulan pertama di tahun 2018 ini.

“Pendapatan
ini naik 9,88% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu sebesar
US$ 632,74 juta,” tulisnya.

Kemudian
biaya bahan baku meningkat menjadi sebesar US$ 392 juta di tahun 2018 dari
sebelumnya sebesar US$354 juta, sehingga biaya produksi naik sebesar 11%.

Sementara, margin
laba kotor Chandra Asri turun sebesar 20,27% pada kuartal I/2018. Margin ini turun
jika dibandingkan dengan tiga bulan pertama tahun lalu sebesar 27,86%.

Penjualan lokal masih
mendominasi pendapatan TPIA di kuartal pertama tahun ini. Penjualan lokal
sebanyak 74% atau sebesar US$ 514 juta. Sisanya diperoleh dari penjualan yang
berasal dari luar negeri. Chandra Asri mengerek porsi penjualan lokal ini.

Kuartal satu
tahun lalu, porsi penjualan lokal TPIA sebesar 66,80%. Dari nominal pun,
penjualan ekspor turun dari US$ 206,45 juta di kuartal satu tahun lalu menjadi
US$ 176,43 juta.

Per akhir Maret, anak usaha
PT Barito Pacific Tbk (BRPT) iniUS$ 2,97 miliar. Total aset ini turun tipis
dari akhir Desember 2017 sebesar US$ 2,99 miliar. Total liabilitas TPIA sebesar
US$ 1,22 miliar, turun 7,11% jika dibandingkan dengan akhir Desember 2017. Ekuitas
TPIA sebesar US$ 1,74 miliar.

 

(HAP)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Sustainability Bond Tahap II Bank bjb, Catat Permintaan Hingga Rp932,4 Miliar

PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (bank bjb) menawarkan Sustainability Bond Tahap II dengan permintaan investor telah mencapai...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img