Rabu, April 22, 2026

Kurangi Beban Biaya Operasional, Bank Banten Optimalisasi Jaringan Kantor

Must Read

Moneter.id – PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk
(Bank Banten) terus melakukan terobosan untuk melayani nasabah salah satunya
adalah dengan melakukan optimalisasi jaringan kantor.

“Terobosan ini merupakan salah satu strategi kami untuk
mengurangi beban biaya operasional karena jaringan kantor Bank Banten yang
sudah tidak produktif kami tutup dan lebih fokus di wilayah Banten,” kata
Direktur Utama Bank Banten Fahmi Bagus Mahesa di Serang, beberapa hari lalu.

     
Optimalisasi jaringan kantor ini dilakukan untuk menyesuaikan
dengan fokus bisnis perusahaan yaitu melayani Pemerintah
Provinsi/Kota/Kabupaten, Aparatur Sipil Negara (ASN), kontraktor yang menangani
proyek-proyek Pemerintah dan nasabah UMKM sesuai dengan fungsinya sebagai Bank
Pembangunan Daerah.

     
“Sejak 2016 hingga saat ini kami dipercaya untuk
mengelola Kas Daerah milik Pemerintah Provinsi Banten, selain itu kami juga
ditunjuk menjadi Mitra Layanan Pensiun oleh PT Taspen (Persero) untuk
menyalurkan Pembayaran Tabungan Hari Tua, Pensiun, Jaminan Kecelakaan Kerja,
dan Jaminan Kematian Melalui Rekening Bank,” kata Fahmi.

      
Hingga Juli 2018 Bank Banten memiliki jaringan kantor yang
terdiri dari 26 Kantor Cabang, 11 KCP, 4 Kantor Kas, 1 Payment Point didukung
dengan 5 Smartvan dan 141 ATM yang tersebar di seluruh Indonesia. Dari jaringan
kantor tersebut sebanyak 20 kantor berlokasi di Banten sebagai bentuk komitmen
manajemen untuk memajukan perekonomian daerah Banten.

      
“Komitmen kami untuk membuka kantor di wilayah Banten
sudah dimulai sejak 2016 yaitu ketika kami harus mempersiapkan infrastruktur
pasca akuisisi yang dilakukan oleh Pemprov Banten” kata Fahmi.

     
“Sebagai konsekuensi dalam optimalisasi jaringan kantor
tersebut, maka beberapa pegawai di luar wilayah Banten kami kurangi, tetapi kemudian
untuk mengisi SDM kami rekrut pegawai yang berdomisili di daerah Banten yang
merupakan putra-putri daerah dari lulusan universitas terbaik di Banten”
ujar Fahmi.

Ia menjelaskan, jumlah pegawai Bank
Banten per Juli 2018 adalah sebanyak 1.081 karyawan, berkurang apabila
dibandingkan dengan Juni 2017 sebanyak 1.539 karyawan.

      
“Hasil dari pembukaan kantor cabang di beberapa wilayah di
sekitar Banten adalah peningkatan pendapatan bunga yang didapat dari penyaluran
kredit dari cabang-cabang. Cabang yang berada di wilayah Banten berkontribusi
sebesar 40% dari total pendapatan bunga,” ucap Fahmi.

Pada Juni 2018 terdapat peningkatan
pendapatan bunga sebesar Rp263,38 miliar, naik 1,98% dibandingkan Juni 2017
yaitu sebesar Rp258,28 miliar.

     
“Dengan adanya terobosan ini, kami harapkan dapat
memberikan layanan yang maksimal kepada nasabah karena dengan komposisi saat
ini Bank Banten lebih ramping dan harapan kami bisa lebih efisien. Strategi ini
diambil karena kami ingin meningkatkan kepercayaan dari masyarakat, nasabah,
pemegang saham dan seluruh stakeholder untuk bersama-sama membangun Banten dan
meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan di wilayah Banten sesuai dengan
visi dan misi perusahaan,” ujar Fahmi.

 

(HAP/Ant)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Pemerintah Percepat Pembangunan PLTS untuk Kurangi Ketergantungan Energi Fosil

Pemerintah terus mendorong percepatan transisi energi bersih melalui pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dalam skala besar. Presiden RI...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img