Moneter.id – PT Bank
Pembangunan Daerah Jawa Barat (Bank bjb) membukukan laba bersih sebesar Rp 1,3
triliun pada pada kuartal III/2018. Angka itu tumbuh sebesar 25,4% year on year
(yoy) dibandingkan periode sama tahun lalu yang sebesar Rp 1,07 triliun.
“Sementara, total aset perseroan
pada periode tersebut mencapai Rp 114,1 triliun,” kata Direktur Keuangan Bank bjb
Nia Kania disiaran resminya belum lama ini.
Nia
mengatakan, pertumbuhan aset seiring dengan Statistik Perbankan Indonesia (SPI)
yang dirilis oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) per Juli 2018. Alasannya sejak
awal tahun, tingkat pendapatan bersih bank terus mengalami peningkatan.
“Net interest income bjb
tumbuh sebesar 4,1% yoy. Dari Rp 4,66 triliun pada kuartal III/2017 menjadi Rp
4,8 triliun di periode sama tahun ini,” ucap Nia.
Sementara,
kata Nia, fee based income bjb pada
kuartal III/2018 tumbuh signifikan sebesar 23,2% yoy menjadi Rp 673 miliar.
Sebelumnya, pada periode sama tahun lalu sebesar Rp 546 miliar.
“Dengan
komitmen Bank bjb dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat Indonesia, dana
pihak ketiga berhasil mencapai Rp 89,5 triliun. Diikuti juga peningkatan dana
murahnya atau current account saving account (CASA) di level 51,8%,’’ tungkasnya.
(TOP)




