Senin, Maret 2, 2026

Harga Referensi CPO dan Biji Kakao Turun, BK CPO Nol dan Biji Kakao 5 persen di November 2018

Must Read

Moneter.id – Harga
referensi produk Crude Palm Oil (CPO) untuk penetapan Bea Keluar (BK) periode
November 2018 adalah USD 578,34/MT. Harga referensi tersebut melemah USD 24
atau 3,98 persen dari periode Oktober 2018 yang sebesar USD 602,34/MT.

“Saat ini harga
referensi CPO kembali melemah dan berada pada level di bawah USD 750/MT. Untuk
itu, pemerintah mengenakan BK CPO sebesar USD 0/MT untuk periode November
2018,” kata Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemendag Oke Nurwan disiaran pers yang diterima MONETER.id, Selasa (30/10).

Oke menjelaskan, penetapan
ini tercantum dalam Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 103 Tahun 2018 tentang
Penetapan Harga Patokan Ekspor (HPE) atas Produk Pertanian dan Kehutanan yang
Dikenakan Bea Keluar.

BK CPO untuk
November 2018 tercantum pada Kolom 1 Lampiran II Huruf C Peraturan Menteri Keuangan
No. 13/PMK.010/2017 sebesar USD 0/MT. Nilai tersebut sama dengan BK CPO untuk
periode Oktober 2018 sebesar USD 0/MT.

Sementara
itu, kata Oke, harga referensi biji kakao pada November 2018 mengalami penurunan sebesar
USD 175,54 atau 7,64 persen, yaitu dari USD 2.296,52 /MT menjadi USD 2.120,98
/MT.

“Hal ini berdampak pada penetapan HPE biji kakao yang turun USD 171 atau
8,49 persen dari USD 2.014 /MT pada periode bulan sebelumnya menjadi USD
1.843/MT pada November 2018,” bebernya.

Penurunan
harga referensi dan HPE biji kakao disebabkan melemahnya harga internasional.
Penurunan ini tidak berdampak pada BK biji kakao yang tetap 5 persen. Hal
tersebut tercantum pada kolom 2 Lampiran II Huruf B Peraturan Menteri Keuangan
No. 13/PMK.010/2017.

Untuk HPE
dan BK komoditas produk kayu dan produk kulit tidak ada perubahan dari periode
bulan sebelumnya. BK produk kayu dan produk kulit tercantum pada Lampiran II
Huruf A Peraturan Menteri Keuangan No. 13/PMK.010/2017.

 

 

(TOP)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

BCA Alokasikan Dana Tunai Rp65,7 Triliun Guna Penuhi Kebutuhan Transaksi Ramadan dan Idulfitri 2026

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menyatakan kesiapannya dalam mendukung kelancaran transaksi masyarakat selama periode Ramadan dan Idulfitri 2026....
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img