Moneter.id – Badan Pusat Statistik Kalimantan Barat (BPS Kalbar) merilis pertumbuhan
Kalbar pada triwulan III/2018 yakni mencapai 5,01%.
“Perekonomian Kalbar berdasarkan besaran Produk Domestik
Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku triwulan III/2018 mencapai
Rp49.855,99 miliar dan atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp33.279,81
miliar,” kata Kepala BPS Kalbar Pitono di Pontianak, Senin (5/11).
Pitono menjelaskan secara tahun ke tahun dari sisi produksi,
pertumbuhan didorong oleh semua lapangan usaha, dengan pertumbuhan tertinggi
dicapai lapangan usaha jasa kesehatan dan kegiatan sosial yang tumbuh 9,66%.
“Dari sisi pengeluaran, pertumbuhan tertinggi dicapai
oleh komponen pengeluaran LNPRT yang tumbuh sebesar 8,81%,” kata Pitono.
Sementara bila dibandingkan pada triwulan sebelumnya, dari
sisi produksi, pertumbuhan tertinggi pada Lapangan Usaha Konstruksi sebesar
28,24%.
“Kemudian dari sisi pengeluaran dicapai oleh komponen
pengeluaran konsumsi pemerintah yang meningkat signifikan sebesar 8,48%,”
papar Pitono.
Adapun ekonomi Kalbar triwulan III/2018 secara komulatif
tumbuh 5,09%. Dari sisi produksi, pertumbuhan didorong oleh lapangan usaha jasa
keuangan dan asuransi sebesar 16,16%.
“Sedangkan dari sisi pengeluaran terutama didorong oleh
komponen pengeluaran LNPRT yang tumbuh sebesar 8,85%,” jelasnya.
Ia menambahkan struktur ekonomi Kalbar pada triwulan III/2018
sendiri didominasi oleh pertanian, kehutanan, dan perikanan sebesar 19,19%,
industri pengolahan 15,79%, perdagangan besar dan eceran, revarasi mobil dan
motor 14,00% dan konstruksi 13,71%.
“Dari sisi pengeluaran berasal dari konsumsi rumah
tangga 53,49% dan pembentukan modal tetap domestik bruto 33,61%,” tungkasnya.
(TOP)




