Moneter.id – PT
Express Transindo Utama Tbk (TAXI) berencana menjual
1.200 unit armada untuk membayar utang kepada PT Bank Central Asia
Tbk. (BBCA).
“Perusahaan telah menyetujui untuk menjual
semua jaminan utang guna melunasi seluruh utang yang telah jatuh tempo kepada BCA,” kata Corporate
Secretary Express Transindo Utama, Megawati beberapa hari lalu.
Ia menjelaskan, tugas TAXI
untuk menjual armada, sudah itu kita bayar ke BCA. Namun, dirinya tidak menjelaskan secara rinci nomimal 1.200 unit
armada yang akan dijual tersebut. “Saat
ini perseroan masih memiliki tanggungan utang kepada pihak BCA,” paparnya.
Sebelumnya,
pada 23 Januari 2019 perusahaan menyerahkan agunan tanah kepada BCA. PT Expres
Jakarta Jaya (EJJ), anak usaha perseroan dengan kepemilikan saham 99,99%, telah
menandatangani Akta Jual Beli (AJB).
“AJB
itu mencakup penyerahan dua bidang tanah di Karawaci, Banten, senilai Rp43,33
miliar kepada BCA. Berupa aset tanah kosong,” papar Megawati.
Tanah
tersebut merupakan bagian dari jaminan atas utang bank Grup Express kepada BCA.
Tujuan penjualan tanah ini adalah melunasi sebagian utang perseroan kepada BCA
yang telah jatuh tempo.




