Rabu, Maret 4, 2026

Tahun Depan, SMF Bakal Kucurkan Rp3,7 Triliun Melalui Program FLPP

Must Read

Moneter.id –PT Sarana
Multigriya Finansial Persero (SMF) akan mengucurkan pembiayaan Rp3,7 triliun
pada 2020 kepada lembaga penyalur Kredit Pemilikan Rumah (KPR) melalui program
Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Pembiayaan itu mencakup 25%
dari total FLPP sebesar Rp14,7 triliun.

Direktur
Utama SMF Ananta Wiyogo mengatakan sebenarnya perseroan hanya diberikan
Penyertaan Modal Negara (PMN) oleh pemerintah melalui APBN 2020 sebesar Rp2,5
triliun.

“Sebanyak
Rp1,75 triliun dalam dana PMN itu akan dialokasikan SMF untuk FLPP,” ucapnya di
Jakarta, Selasa (3/12).

Katanya, dana
PMN untuk FLPP itu akan ditambah Rp200 miliar dari ekuitas SMF, dan Rp1,75
triliun akan dipenuhi SMF melalui penerbitan surat utang.

“Kita
harus kumpulkan PMN yang kita dapat untuk memenuhi pembiayaan untuk FLPP,”
kata Ananta.

Selain untuk
program FLPP, dalam PMN sebesar Rp2,5 triliun di 2020, SMF juga akan
menggunakan Rp250 miliar untuk KPR Pasca-bencana. Sisanya sebesar Rp500 miliar
untuk pembiayaan KPR bagi Aparatus Sipil Negara (ASN) termasuk TNI dan Polri.

“Untuk KPR
Pasca Bencana, SMF akan bekerja sama dengan Bank Pembangunan Daerah (BPD) guna
membantu penduduk memperbaiki rumah yang terkena dampak bencana alam,” ujar
Ananta.

Alokasi PMN
yang dikucurkan PT SMF untuk program KPR Pasca Bencana ini sebesar Rp 250
miliar. Namun, perusahaan akan melakukan peningkatan nilai melalui penerbitan
obligasi untuk meraup tambahan Rp250 miliar sehingga secara total pembiayaan
untuk program ini sebesar Rp 500 miliar, dengan estimasi sebanyak 12.000 rumah
yang akan direhabiltasi.

Sedangkan
untuk KPR bagi aparatur sipil negara (ASN), TNI, dan Polri, dana PMN untuk SMF
sebesar Rp500 miliar. “Dana tersebut juga akan ditingkatkan melalui penerbitan
surat utang,” tungkasnya.

“SMF
akan mengumpulkan untuk alokasi PMN bagi KPR ASN, TNI dan Polri. Jadi total
yang kita kumpulkan dari total PMN yang kita terima sebesar Rp2,5 triliun akan
kita himpun menjadi Rp6,75 triliun,” tutup Ananta.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Lebaran Jadi Titik Balik Finansial, Pencarian Rumah Melonjak Usai Hari Raya

Narasi mengenai tantangan Generasi Z dan Milenial dalam memiliki hunian pribadi kian mengemuka sebagai isu krusial. Kekhawatiran ini bukan...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img