Minggu, Januari 25, 2026

Untuk Bayar Utang dan Beli Kereta Baru, KAI Terbitkan Obligasi Rp2 Triliun dalam 2 Seri

Must Read

Moneter.id – PT
Kereta Api Indonesia (Persero) menawarkan dua seri obligasi II Kereta Api
Indonesia Tahun 2019 senilai total Rp 2 triliun telah memasuki masa penawaran
pada Senin (9/12) hingga Selasa (10/12) 2019. Aksi korporasi ini guna mendanai
pelunasan utang dan juga pembelian kereta baru.

Perseroan
dalam prospektus ringkasnya yang diterbitkan di Jakarta, Senin (9/12)
menyebutkan, nilai obligasi seri A sebesar Rp 900 miliar dengan tenor 5 tahun
dan kupon 7,75% per tahun.

“Sementara
Seri B senilai Rp 1,10 triliun dengan tenor 7 tahun dan menawarkan kupon
sebesar 8,20% per tahun,” tulisnya.

Kupon
ini ditetapkan setelah sebelumnya kisaran kupon diperhitungkan antara7,45% – 8,10%
per tahun untuk Seri A dan Seri B berjangka waktu 7 tahun dengan indikasi
tingkat kupon Obligasi 7,80% – 8,50% per tahun.

Obligasi
ini mendapatkan peringkat Triple A (AAA) dari PT Pemeringkat Efek Indonesia
(Pefindo). Penjamin pelaksana emisi obligasi yakni PT Bahana Sekuritas, PT BCA
Sekuritas, PT BNI Sekuritas, PT Danareksa Sekuritas, PT Mandiri Sekuritas,
dengan wali amanat PT Bank Mega Tbk.

Surat
uang ini sudah mendapatkan tanggal efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
pada 6 Desember lalu. Masa penawaran umum mulai 9-10 Desember dan tanggal
pencatatan di Bursa Efek Indonesia pada 16 Desember 2019.

Pembayaran
kupon pertama dilakukan pada 13 Maret 2020 untuk Seri A dan juga untuk Seri B.
Dana hasil penerbitan surat utang ini akan dipakai untuk refinancing, membeli
kereta baru dan peremajaan kereta.

Direktur
Keuangan KAI, Didiek Hartantyo mengatakan, rencananya dana Rp 1,2 triliun akan
dipakai untuk untuk pembayaran sebagian pokok pinjaman pada PT Bank HSBC
Indonesia.

“Rp
800 miliar untuk pengadaan kereta baru dan peremajaan sarana yang sudah ada,”
katanya.

Menurutnya,
dipilihnya instrumen obligasi karena sebagai alternatif menghimpun dana murah
dalam jangka panjang.

“Sumber
pendanaan KAI hingga 2016 masih bersumber dari perbankan, kami melihat ada
alternatif pembiayaan jangka panjang, sehingga memilih obligasi,”ujarnya.

Informasi
saja, sampai dengan Oktober 2019, ada 672 kereta yang usianya di atas 30 tahun. 
KAI
bakal melakukan
repowering kereta
tersebut yang terdiri dari kereta penumpang, kereta makan, kereta bagasi dan
kereta pembangkit. 

Tujuannya,
meningkatkan kapasitas produksi serta peningkatan layanan baik untuk angkutan
penumpang maupun barang.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Kawasaki W175 ABS dan W175 Street Kembali Hadir untuk Konsumen Indonesia

PT. Kawasaki Motor Indonesia kembali menghadirkan W175 ABS dan W175 STREET, dua model bergaya retro autentik yang menjadi bagian...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img