Senin, Januari 26, 2026

Era Normal Baru, Konsumen Indonesia Lebih Selektif Alokasikan Budget Kebutuhan Harian

Must Read

Moneter.id
Perusahaan riset Nielsen baru-baru ini merilis sebuah studi terbarunya
terkait perubahan perilaku konsumen selama pandemi. Studi ini menemukan perbedaan
perilaku konsumsi, gaya hidup, dan juga prioritas pengeluaran yang telah
diadopsi konsumen selama beberapa bulan terakhir dan apa yang mereka rencanakan
untuk dilanjutkan dalam situasi normal baru.

Dari sisi perilaku media, Nielsen TV
Audience Measurement menunjukkan, periode pasca Ramadhan, Pemirsa TV kembali
pada kebiasaan mereka yang biasa menonton film, program serial, berita,
informasi dan program hiburan.

“Perilaku pemirsa TV mulai terlihat
normal lagi, kembali ke masa sebelum ‘bekerja dari rumah’, karena pemirsa
dewasa telah melanjutkan kegiatan normal mereka. Namun, penonton pemirsa usia
sekolah (5-19 tahun) masih tinggi karena sekolah belum dibuka,” kata
Hellen Katherina, Direktur Eksekutif Nielsen Media Indonesia
, Jumat (3/7/2020).

Menjaga penonton yang bosan ini tetap
terhibur selama lebih dari 20 jam sehari menjadi tantangan nyata bagi stasiun
TV yang masih dalam pembatasan sosial untuk melakukan pengambilan gambar (
shooting) untuk program baru.

Tinggal di rumah selama 2,5 bulan juga
melahirkan kegiatan siang hari yang baru. 9% konsumen mulai melakukan olahraga
pagi hari, sementara sekitar 13% mulai mendengarkan musik, radio, dan podcast
dari platform online.

Dalam hal perubahan konsumsi, kategori
berkaitan dengan rekreasi, hiburan dan makan di luar adalah salah satu pos
pengeluaran yang terkena dampak langsung karena pergerakan aktivitas dibatasi.

Sedangkan untuk Produk Cepat Habis / FMCG,
segmen SES Upper dan Middle memiliki lebih banyak fleksibilitas untuk
menggunakan anggaran belanja mereka pada kategori tersebut.

Di sisi lain, segmen SES Lower semakin
selektif pada kategori FMCG. Satu kesamaan di seluruh segmen SES, mereka
memprioritaskan produk yang berkaitan dengan bahan memasak, susu, dan farmasi.

“Pada situasi normal baru, perilaku
konsumen tidak sepenuhnya baru; kunci untuk mempertahankan konsumen jenis ini
adalah menggabungkan sesuatu yang telah dilakukan sebelumnya dengan tren baru
yang muncul ketika konsumen dihadapkan pada situasi pandemi
,kata Dede Patmawidjaja, Managing Director Nielsen
Connect Indonesia.

Konsumen mengubah prioritas pengeluaran
untuk produk-produk terkait kesehatan yang dapat dimanfaatkan dalam strategi
atau promosi merek. Para pemain industri dapat menggabungkan promosi antara
kebutuhan dasar konsumen yang ada dengan produk-produk terkait kesehatan dengan
harga lebih terjangkau.

Selain itu, komunikasi reguler tidak hanya
di media konvensional tetapi juga pada platform digital yang masih terus
bertumbuh harus dipertimbangkan oleh pemilik merek.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Kawasaki W175 ABS dan W175 Street Kembali Hadir untuk Konsumen Indonesia

PT. Kawasaki Motor Indonesia kembali menghadirkan W175 ABS dan W175 STREET, dua model bergaya retro autentik yang menjadi bagian...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img