Moneter.id – PT Pupuk Indonesia
(Persero) membukukan laba Rp929 miliar atau mencapai 104% dari target Rencana
Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) di kuartal I/2021.
Direktur Keuangan dan
Investasi Pupuk Indonesia, Eko Taufik Wibowo mengatakan, pencapaian laba itu
antara lain didorong oleh peningkatan efisiensi beban usaha dan beban keuangan,
efisiensi konsumsi bahan baku gas, serta meningkatnya penjualan produk
nonpupuk, dan produk pupuk nonkomersial.
“Penurunan beban usaha
itu didorong oleh upaya-upaya efisiensi yang dilakukan perusahaan terutama
dalam hal pengelolaan piutang, penurunan beban bunga, serta efisiensi di
berbagai bidang, termasuk efisiensi rantai pasok. Salah satunya melalui program
reposisi gudang guna menekan biaya distribusi,” ucapnya dalam siaran persnya
di Jakarta, Minggu (9/5).
Alhasil, katanya,
penjualan perseroan hingga Maret 2021 mencatat volume penjualan 3,3 juta ton.
“Kinerja positif itu
akan terus ditingkatkan sehingga target-target dalam RKAP 2021 dapat dipenuhi.
Perseroan juga secara aktif mendorong efisiensi beban usaha dan beban keuangan
sehingga perusahaan dapat lebih kuat dalam menghadapi kompetisi bisnis ke
depannya,” tungkasnya.




