Moneter.id – PT Indocement
Tunggal Prakarsa membukukan peningkatan pendapatan bersih sebesar 2,2 persen
menjadi Rp3,4 triliun pada kuartal I/2021 dibandingkan dengan periode yang sama
tahun 2020 sebesar Rp3,3 triliun.
Perusahaan produsen
semen merk Tiga Roda itu membukukan peningkatan penjualan domestik sebesar 3,7
persen menjadi 4,1 juta ton pada kuartal I/2021, atau naik 147 ribu ton
dibanding penjualan pada periode yang sama di tahun lalu.
Namun, beban pokok
pendapatan Indocement pada kuartal I tahun 2021 meningkat 1,7 persen dari Rp2,2
triliun menjadi Rp2,3 triliun.
Sehingga, Indocement
membukukan pendapatan keuangan bersih yang lebih rendah 43,6 persen dari Rp67,7
miliar pada kuartal I tahun lalu, menjadi Rp38,2 miliar di tahun ini,
disebabkan oleh penurunan suku bunga yang berlanjut sejak tahun 2020.
Laba periode berjalan
pun menurun 12,3 persen menjadi Rp351,3 miliar pada kuartal I tahun 2021
dibandingkan kuartal tahun lalu senilai Rp400,4 miliar yang utamanya disebabkan
oleh penurunan pendapatan keuangan bersih.
Direktur dan Sekretaris
Perusahaan Indocement, Antonius Marcos mengaku tetap optimistis pertumbuhan
positif akan terus berlanjut di tahun 2021.
“Permintaan semen
domestik nasional telah mengalami pertumbuhan positif sejak bulan Februari 2021
dan cenderung menguat pada bulan Maret lalu,” ujarnya, Senin (10/5).




