Moneter –
PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) berencana melakukan penawaran umum
Obligasi Berkelanjutan III Chandra Asri Petrochemical Tahap V Tahun 2022 dengan
nilai Rp1,4 triliun mulai tanggal 25 Februari 2022 hingga 2 Maret 2022.
“Surat utang dengan peringkat idAA- dari Pefindo ini
akan ditawarkan dalam 3 seri,” tulis keterangan resmi perseroan di Jakarta,
Senin (14/2/2022).
Rinciannya, seri A senilai Rp860 miliar berbunga 7,2%
dan akan jatuh tempo pada lima tahun sejak penerbitan. Seri B senilai Rp300
miliar dengan bunga 8,1% dan akan jatuh tempo 7 tahun sejak diterbitkan.
Tulisnya, adapun seri C senilai Rp240 miliar dengan
bunga 8,8% dengan jatuh tempo 10 tahun sejak penerbitan. Menariknya, BCA
Sekuritas, BNI Sekuritas, BRI Danareksa Sekuritas, CIMB Niaga Sekuritas dan DBS
Vickers Sekuritas Indonesia selaku penjamin emisi surat utang telah menjamin
secara kesanggupan penuh atau full commitment penerbitan
surat utang ini.
Rencananya, dana bersih yang diperoleh dari hasil
Obligasi ini, setelah dikurangi komisi-komisi, biaya-biaya, dan
pengeluaran-pengeluaran akan digunakan seluruhnya untuk keperluan modal kerja.
Untuk diketahui, perseroan di kuartal III/2021
mengalami penurunan marjin laba. Namun, perseroan masih mampu mempertahankan
tingkat produksi sebesar 92% dan meningkatkan volume produksi sebesar 4,7%
secara year on year (yoy).
Selain itu, volume
penjualan TPIA juga tumbuh sebesar 1% yoy.
Pertumbuhan penjualan bergerak mendatar akibat dampak meningkatnya kasus
Covid-19 yang mendorong beberapa produsen untuk menutup bisnis dan
mematuhi pembatasan mobilitas sosial.




