MONETER – PT Jasa Medivest (Perseroan) meraih laba
bersih sebesar Rp11,62 miliar pada tahun 2021. Capaian ini meningkat 47 persen
dibandingkan tahun sebelumnya.
Dari sisi EBITDA, BUMD milik
Pemprov Jawa Barat ini membukukan Rp29,8 miliar atau meningkat 28 persen
dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara, return on equity (ROE)
perseroan tumbuh hingga 7,21 persen atau meningkat 36 persen dibandingkan tahun
sebelumnya.
“Kinerja perseroan
sepanjang tahun berhasil meraup tren positif, melalui pertumbuhan bisnis yang
optimal,” kata Direktur PT Jasa Medivest, Olivia Allan, Selasa
(12/7/2022).
Menurutnya, raihan
pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan dicapai melalui kinerja optimal perseroan
dalam mengelola limbah B3 Infeksius dengan rata-rata 20,5 ton per harinya, yang
bersumber dari 223 pelanggan.
Sementara itu, Presiden
Komisaris PT Jasa Medivest, Candra Nugraha, mengatakan selain membukukan tren
pertumbuhan positif, perseroan juga berhasil meraih Kembali Penilaian Peringkat
Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (Proper) dengan Peringkat
Biro dalam sub sektor Pengolahan dan Pengangkut Limbah Bahan Berbahaya dan
Beracun (B3) dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik
Indonesia.
“Bukti wujud apresiasi
Pemerintah Pusat, dalam hal ini Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan
Republik Indonesia atas komitmen ketaatan lingkungan PT Jasa Medivest yang
kelima kalinya, yakni 2011-2012, 2012-2013, 2013-2014, 2014-2015 dan saat ini
2020-2021,” ucapnya.
Hal ini juga tertuang dalam
Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor
SK.1307/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2021 tentang hasil penilaian peringkat kinerja
perusahaan dalam pengelolaan lingkungan hidup Tahun 2020-2021.
Kedepannya, Jasa Medivest
sedang menggenjot pengembangan usaha pengelolaan limbah B3 Infeksius secara
terpadu, melalui percepatan pembangunan dua mesin incinerator yang
dilengkapi air pollution control dan teknologi ramah
lingkungan, masing-masing mesinnya berkemampuan untuk memusnahkan load limbah
medis padat 500 kg/jam.
Sehingga kelak mampu optimal
memusnahkan limbah B3 Infeksius sebanyak 48 Ton per hari di Plant Dawuan,
Cikampek, Jawa Barat (Jabar).
“Selama 15 tahun berkiprah,
perseroan senantiasa mengedepankan komitmen ramah lingkungan dalam upaya
pengelolaan limbah B3 Infeksius melalui pengangkutan dan pengolahan limbahnya
yang mumpuni di Indonesia, khususnya Provinsi Jawa Barat,” tungkasnya.




