Senin, Maret 2, 2026

Nilai Transaksi Uang Elektronik dan Digital Banking Naik di Tahun 2022

Must Read

MONETER
– Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry
Warjiyo mengatakan nilai transaksi uang
elektronik
 (UE) pada 2022 naik 30,84 persen year on year (yoy) mencapai Rp399,6
triliun.


“Pada 2022 transaksi ekonomi dan keuangan digital
berkembang pesat, terutama dengan adanya 
digital
banking
,” katanya, Kamis (19/1/2023). 


Perry bilang, capaian ini diproyeksi akan meningkat
23,90% yoy hingga mencapai Rp495,2 triliun pada tahun 2023.  


Diketahui, nilai transaksi digital banking pada 2022 meningkat
28,72% yoy menjadi Rp52.545,8 triliun. Angka itu diproyeksikan tumbuh 22,13%
yoy mencapai Rp64.175,1 triliun pada 2023. 
Sementara, jumlah uang kartal yang
diedarkan (UYD) pada Desember 2022 meningkat 6,95% yoy mencapai Rp1.026,5
triliun. 


Tahun ini, lanjut Perry, BI akan terus mendorong
inovasi sistem pembayaran dan memastikan ketersediaan uang rupiah dengan
kualitas yang terjaga di seluruh wilayah NKRI. 


“Termasuk melalui perluasan untuk distribusi
uang Rupiah layak edar ke wilayah Terluar, Terdepan, dan Terpencil (3T),”
pungkas Perry.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

BCA Alokasikan Dana Tunai Rp65,7 Triliun Guna Penuhi Kebutuhan Transaksi Ramadan dan Idulfitri 2026

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menyatakan kesiapannya dalam mendukung kelancaran transaksi masyarakat selama periode Ramadan dan Idulfitri 2026....
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img