Jumat, Juli 17, 2026

Nilai Transaksi Uang Elektronik dan Digital Banking Naik di Tahun 2022

Must Read

MONETER
– Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry
Warjiyo mengatakan nilai transaksi uang
elektronik
 (UE) pada 2022 naik 30,84 persen year on year (yoy) mencapai Rp399,6
triliun.


“Pada 2022 transaksi ekonomi dan keuangan digital
berkembang pesat, terutama dengan adanya 
digital
banking
,” katanya, Kamis (19/1/2023). 


Perry bilang, capaian ini diproyeksi akan meningkat
23,90% yoy hingga mencapai Rp495,2 triliun pada tahun 2023.  


Diketahui, nilai transaksi digital banking pada 2022 meningkat
28,72% yoy menjadi Rp52.545,8 triliun. Angka itu diproyeksikan tumbuh 22,13%
yoy mencapai Rp64.175,1 triliun pada 2023. 
Sementara, jumlah uang kartal yang
diedarkan (UYD) pada Desember 2022 meningkat 6,95% yoy mencapai Rp1.026,5
triliun. 


Tahun ini, lanjut Perry, BI akan terus mendorong
inovasi sistem pembayaran dan memastikan ketersediaan uang rupiah dengan
kualitas yang terjaga di seluruh wilayah NKRI. 


“Termasuk melalui perluasan untuk distribusi
uang Rupiah layak edar ke wilayah Terluar, Terdepan, dan Terpencil (3T),”
pungkas Perry.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Citi Buka Akses Baru Pasar Modal Swasta Lewat Digital Depositary Receipts Berbasis Blockchain

Citi meluncurkan Digital Depositary Receipts (DDR) untuk saham perusahaan tertutup sebagai instrumen baru yang ditujukan untuk memperluas akses pendanaan...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img