Sabtu, Februari 28, 2026

Dukung Jakarta sebagai Kota Global, Menekraf Riefky dan Gubernur Pramono Tanda Tangani Kesepakatan

Must Read

Moneter.id
Jakarta – Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kemenekraf/Badan
Ekraf) bersama Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Jakarta (Pemprov DKJ)
menandatangani Nota Kesepakatan untuk mendukung pengembangan ekonomi kreatif di
Balairung, Balai Agung Balai Kota Jakarta, Jumat (7/3/2025).

Kesepakatan ini bertujuan menjadikan
Jakarta sebagai kota global yang berdaya saing, berkeadilan, dan berkelanjutan
serta sebagai pusat perekonomian nasional.

Kesepakatan ini sejalan dengan
Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2024 tentang Provinsi Daerah Khusus Jakarta, yang
menetapkan Jakarta sebagai pusat ekonomi global dengan ekosistem ekonomi
kreatif yang kuat dan berkelanjutan.

Gubernur Daerah Khusus Jakarta, Pramono
Anung, menegaskan bahwa ekonomi kreatif merupakan sektor strategis yang menjadi
pilar utama dalam meningkatkan daya saing Jakarta di tingkat internasional.

“Dengan penandatanganan ini diharapkan
Jakarta bisa berbenah. Realisasi akan kita wujudkan bersama supaya sektor
ekonomi kreatif jadi pilar penting dukung Jakarta sebagai kota global. Ini jadi
harapan, keinginan, dan spirit dari Presiden Prabowo Subianto sebagai bentuk
nyata implementasi Asta Cita yang berkaitan dengan ekonomi kreatif dan kota
global,” ujar Pramono Anung.

Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan
Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, menegaskan bahwa kerja sama ini mendukung
pengembangan ekonomi kreatif di Jakarta, yang tidak hanya berfungsi sebagai
pusat bisnis tetapi juga sebagai episentrum inovasi, budaya, dan kreativitas.

“Tahun 2027, Kota Jakarta akan berumur
500 tahun. Banyak sekali potensi kolaborasi untuk aktivasi para pegiat ekonomi
kreatif dalam menyambut 5 abad Jakarta. Adapun beberapa poin kerja sama yang
akan dijalankan seperti pengembangan ekosistem ekonomi kreatif melalui riset
dan pendidikan, penyelenggaraan event tematik, aktivasi koridor ekonomi kreatif
di berbagai wilayah Jakarta, peningkatan kapasitas pegiat ekonomi kreatif,
pemasaran dan promosi, serta pertukaran maupun pemanfaatan data dan informasi,”
ujar Teuku Riefky.

Menurut Global City Index 2023, Jakarta
saat ini berada di peringkat ke-74 dari 156 kota dunia. Oleh karena itu,
sinergi antara pemerintah daerah dan kementerian menjadi kunci dalam memperkuat
ekosistem ekonomi kreatif agar lebih maju dan kompetitif di tingkat global.

“Salah satu yang menjadi kekuatan
bangsa ini karena ekonomi kreatif menjadi DNA bagi Jakarta. Seperti yang
diketahui, Jakarta telah memberi kontribusi 11% terhadap PDB dari ekonomi
nasional. Maka, Jakarta harus berdaya saing global dengan kondisi ekonomi
kreatif yang lebih bagus, wajah yang lebih ramah, perizinan lebih mudah, dan
semua itu akan jadi harapan Jakarta untuk berbenah,” ucap Gubernur Pramono
Anung.

Kemenekraf optimistis bahwa ekonomi kreatif
dapat menjadi mesin pertumbuhan baru, baik bagi Jakarta maupun Indonesia secara
keseluruhan. Saat ini, Jakarta menjadi salah satu dari delapan provinsi yang
telah mencantumkan nomenklatur ekonomi kreatif dalam salah satu dinasnya.
Dengan demikian, pengelolaan ekosistem ekonomi kreatif diharapkan dapat lebih
optimal dan memberikan kontribusi nyata bagi industri kreatif di Jakarta.

“Sebagai kota bersejarah, Jakarta
adalah kebanggaan kita bersama. Setiap karya kreatif yang lahir di sini adalah
cermin semangat bangsa. Untuk itu, kami berkomitmen terus bekerja sama dengan
Provinsi Jakarta dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif yang inklusif,
berdaya saing, dan berkelanjutan. Selaras tentunya dengan semangat Bapak
Presiden Prabowo, bersama Indonesia Maju menuju Indonesia Emas 2045,”
tegas Teuku Riefky.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Motorola Resmi Luncurkan razr 60 di Indonesia: Era Baru Ponsel Lipat Pintar Berbasis AI

Motorola kembali menggebrak pasar ponsel premium tanah air dengan mengumumkan kehadiran motorola razr 60 di Jakarta pada Rabu, 25...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img