Rabu, Mei 6, 2026

Ekspor Menguat, TRIS Kantongi Penjualan Rp455,33 Miliar pada Kuartal I-2026

Must Read

PT Trisula International Tbk (TRIS) memulai tahun 2026 dengan kinerja yang tetap terjaga di tengah tekanan geopolitik global dan ketidakpastian pasar internasional. Emiten tekstil dan garmen ini mencatatkan penjualan sebesar Rp455,33 miliar pada kuartal I-2026, naik 13% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp402,34 miliar.

Pertumbuhan pendapatan tersebut turut mendorong kenaikan laba Perseroan. Hingga akhir Maret 2026, TRIS membukukan laba sebesar Rp31,97 miliar, meningkat 4% secara tahunan dibandingkan Rp30,75 miliar pada kuartal I-2025.

Kinerja positif di awal tahun ini menjadi fondasi bagi Perseroan untuk mengejar target sepanjang tahun. Manajemen TRIS menargetkan pertumbuhan penjualan sebesar 5% dan laba bersih sebesar 6,5% hingga akhir 2026, dengan fokus utama pada pengembangan produk bernilai tambah tinggi dan diversifikasi produk.

Presiden Direktur TRIS, Widjaya Djohan, menegaskan strategi diversifikasi pasar ekspor menjadi kunci utama dalam menjaga ketahanan bisnis di tengah kondisi global yang dinamis.

“Di tengah dinamika geopolitik global, kami berhasil menjaga ketahanan kinerja ekspor berkat diversifikasi pasar ekspor dan memaksimalkan perjanjian dagang yang dimiliki pemerintah Indonesia, sehingga permintaan tetap stabil dan basis pasar terus meluas,” ujar Widjaya.

Ia menambahkan, alokasi belanja modal tahun ini juga diarahkan untuk memperbesar kapasitas produksi dan memperkuat pengembangan produk bernilai tambah tinggi.

Secara bisnis, segmen manufaktur masih menjadi kontributor terbesar bagi pendapatan Perseroan dengan nilai Rp363,87 miliar atau tumbuh 8% YoY. Namun, pertumbuhan paling agresif terjadi pada segmen seragam yang melonjak 60% YoY menjadi Rp52,54 miliar. Kenaikan tajam ini menunjukkan permintaan pasar yang tetap kuat, khususnya dari segmen institusional dan korporasi.

Dari sisi pasar, ekspor tetap menjadi penopang utama pendapatan TRIS. Sepanjang kuartal I-2026, penjualan ekspor mencapai Rp276,24 miliar atau tumbuh 17% YoY, lebih tinggi dibandingkan penjualan domestik yang naik 8% menjadi Rp179,10 miliar.

Ketahanan ekspor TRIS dinilai cukup solid di tengah fluktuasi geopolitik global. Perseroan aktif melakukan diversifikasi tujuan ekspor sekaligus memanfaatkan perjanjian dagang bilateral dan multilateral yang dimiliki Indonesia untuk memperluas akses pasar.

Selain memperkuat penetrasi pasar, TRIS juga mengamankan rantai pasok bahan baku, terutama untuk material khusus yang digunakan dalam produksi kain dan produk dengan spesifikasi unik.

Dengan langkah tersebut, Perseroan optimistis dapat menjaga momentum pertumbuhan hingga akhir tahun, sekaligus memperkuat posisi di industri tekstil nasional maupun pasar ekspor.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

BCA Genjot Ekspansi QRIS Cross Border ke China, Bidik Lonjakan Transaksi Wisatawan

PT Bank Central Asia Tbk memperluas jangkauan layanan pembayaran digital lintas negara dengan mengintegrasikan Quick Response Code Indonesian Standard...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img