PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES) memutuskan membagikan dividen tunai sebesar Rp 548,02 miliar atau Rp 32,01 per saham dari laba tahun buku 2025. Besaran tersebut setara dengan 82% laba per saham, sekaligus menjadi rasio pembayaran dividen tertinggi yang pernah dibagikan perseroan.
Dengan harga penutupan saham pada 9 Juni 2026 sebesar Rp 330 per saham, tingkat imbal hasil (dividend yield) yang ditawarkan mencapai 9,7%. Pembagian dividen itu telah mendapat persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 yang digelar di Jakarta, Rabu (10/6).
Direktur PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk Gregory S. Widjaja mengatakan, keputusan membagikan sebagian besar laba tersebut mencerminkan komitmen perusahaan dalam memberikan nilai tambah kepada para pemegang saham di tengah transformasi bisnis yang terus berjalan.
“Pembagian dividen ini merupakan bentuk apresiasi Perseroan atas kepercayaan dan dukungan para pemegang saham terhadap kinerja dan transformasi bisnis yang dijalankan Perseroan. Ke depan, kami akan terus memperkuat fundamental bisnis melalui strategi pertumbuhan berkelanjutan yang diwujudkan melalui ekspansi yang terukur dan peningkatan produktivitas toko-toko eksisting, serta inovasi yang terus relevan dengan kebutuhan pelanggan,” ujar Gregory.
Perseroan yang membawahi sejumlah merek seperti AZKO, ATARU, Pendopo, NEKA dan Toys Kingdom tersebut masih melihat ruang pertumbuhan pasar domestik yang besar. Keyakinan itu mendorong perusahaan untuk melanjutkan ekspansi secara bertahap.
Hingga Mei 2026, ACES telah membuka tujuh gerai baru AZKO dan memperluas jangkauan ke sejumlah wilayah baru, antara lain Berau di Kalimantan Timur, Pasuruan di Jawa Timur, Pekalongan di Jawa Tengah, dan Timika di Papua Tengah. Selain itu, lima gerai NEKA juga telah dibuka di Lampung dan Bogor.
Strategi transformasi dan pemasaran yang dijalankan melalui AZKO turut membuahkan pengakuan internasional. Pada ajang Retail Asia Awards 2026, AZKO meraih penghargaan Brand Transformation of the Year dan Marketing Initiative of the Year.
Di pasar modal, fundamental perseroan juga memperoleh pengakuan dengan masuknya ACES sebagai konstituen baru indeks ESG-Q KEHATI dan ESG-S KEHATI pada evaluasi Bursa Efek Indonesia periode Mei 2026. Perseroan juga mempertahankan posisinya dalam sejumlah indeks utama, antara lain IDX80, Kompas100, IDXJII70, IDX Value30, IDX Growth30, serta IDX High Dividend 20.
Selain mengejar pertumbuhan bisnis, perusahaan melanjutkan program keberlanjutan AZKO Berbagi Cahaya yang telah berjalan sejak 2017. Sepanjang April hingga Juni 2026, program tersebut telah menjangkau 75 lokasi di Indonesia dengan menyalurkan lebih dari 26.000 lampu LED hemat energi kepada lebih dari 47.000 penerima manfaat.
“Kami percaya bahwa keberhasilan bisnis tidak hanya tercermin dari profitabilitas, tetapi juga dari kontribusi positif dan nilai tambah yang diberikan Perseroan kepada masyarakat, lingkungan, dan seluruh pemangku kepentingan,” tutup Gregory.




