Jumat, Juni 12, 2026

Penjualan Bersih Naik 13%, PT Multi Bintang Indonesia Tbk Catat Kinerja Positif di Kuartal I 2026

Must Read

PT Multi Bintang Indonesia Tbk (“Multi Bintang Indonesia”/“Perseroan”, IDX: MLBI), bagian dari The HEINEKEN Company, mencatatkan peningkatan penjualan bersih sebesar 13 persen dan laba usaha naik 16 persen pada kuartal I 2026. Hal itu didorong oleh pertumbuhan volume, strategi harga yang efektif, serta kinerja portofolio yang kuat.

Berdasarkan keterangan resmi Perseroan yang dilansir, Jumat (12/6/2026), bahwa pertumbuhan ini turut meningkatkan profitabilitas, dengan laba bruto naik 19% dan margin laba usaha meningkat menjadi 37,9%. Kinerja ini mencerminkan disiplin biaya, optimalisasi operasional, serta kemampuan Perseroan menjaga keseimbangan antara pertumbuhan dan peningkatan produktivitas.

“Kinerja positif pada kuartal pertama ini mencerminkan konsistensi eksekusi strategi kami di tengah dinamika pasar. Kami terus fokus memperkuat portofolio merek, memperluas jangkauan konsumen, serta menjaga disiplin operasional untuk mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan,” ujar Roland Bala, Presiden Direktur Multi Bintang Indonesia.

Sebagai perusahaan yang telah hadir selama 95 tahun di Indonesia, Multi Bintang Indonesia terus memperkuat fondasi bisnis jangka panjang melalui strategi EverGreen 2030.  Strategi ini berfokus pada tiga prioritas, yaitu akselerasi pertumbuhan (accelerating growth), peningkatan produktivitas (step-up productivity), dan kesiapan bisnis jangka panjang (focus future fit), untuk memastikan Perseroan tetap relevan dan kompetitif di tengah dinamika industri.

Dalam mengakselerasi pertumbuhan, Perseroan menjalankan tiga pilar utama: memperkuat kepemimpinan BINTANG di segmen mainstream, membangun fondasi Heineken® di segmen premium, serta memperluas aksesibilitas melalui inovasi produk dan kemasan.

Sebagai merek ikonik  di Indonesia, BINTANG terus memperkokoh posisinya melalui portofolio yang relevan, mulai dari BINTANG Pilsener dan BINTANG Crystal hingga varian flavored seperti BINTANG Radler, BINTANG Anggur Merah, dan BINTANG Arak Jeruk & Madu untuk menjawab preferensi konsumen yang semakin beragam.

Di segmen premium, Heineken® memperkuat kedekatan dengan konsumen melalui berbagai aktivasi dan pengalaman berkelas, termasuk kampanye global dengan UEFA Champions League serta sponsorship festival musik untuk menghadirkan koneksi sosial yang bermakna.

Perseroan juga terus memperluas portofolio produknya guna memenuhi kebutuhan pasar yang semakin beragam dan sesuai untuk berbagai kesempatan serta preferensi konsumen. Sejalan dengan hal tersebut, Perseroan memperkenalkan Kawan Senja sebagai bir berkualitas tinggi yang diproduksi sesuai standar internasional, menghadirkan pengalaman menikmati bir yang ringan dan menyegarkan dengan harga yang terjangkau.

Di saat yang sama, transformasi digital terus diperkuat melalui platform OMNI dan eB2B untuk meningkatkan efektivitas distribusi dan memperluas akses konsumen.

Selain itu, komitmen keberlanjutan Perseroan diwujudkan melalui strategi Brew a Better World 2030 yang mengintegrasikan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) ke dalam operasional bisnis.

Di bidang konsumsi bertanggung jawab, Perseroan meraih sertifikasi halal untuk Green Sands dan secara aktif terus mendorong kesadaran konsumsi bertanggung jawab melalui materi edukasi publik.

Pada aspek sosial, Multi Bintang Indonesia menjalankan program OTTER (Offshore & Tidal Trash Elimination Rig) untuk membantu mengurangi polusi plastik di pesisir. Perseroan juga memberdayakan komunitas lokal melalui Bamboo Project yang mendukung penciptaan nilai sosial, ekonomi, budaya, dan lingkungan secara berkelanjutan.

Di bidang lingkungan, Perseroan mempertahankan status fully water balance di seluruh fasilitas produksinya, mencapai 99% penggunaan energi terbarukan di fasilitas produksinya, serta memperluas penerapan kemasan yang dapat digunakan kembali.

Sebagai bagian dari upaya memastikan kesinambungan bisnis, Perseroan mengumumkan perubahan pada jajaran Direksi dan Dewan Komisaris.

Pada jajaran Direksi, Stephanie Yolande Peregrin digantikan oleh Thomas Hylke Jogchum Zandt. Sementara itu, pada Dewan Komisaris, Gagan Sawhney dan Daaf Jacobus van Tilburg ditunjuk untuk menggantikan Uday Shankar Sinha dan Jose Rolando Saenz Dominguez. Gagan saat ini menjabat sebagai Regional Chief Financial Officer (CFO) Asia Pasifik di HEINEKEN, sementara Daaf memiliki pengalaman panjang dan kepemimpinan lintas pasar di HEINEKEN.

Perubahan ini mencerminkan komitmen Perseroan dalam memperkuat tata kelola, menghadirkan perspektif baru, serta memastikan kesiapan organisasi dalam menghadapi dinamika industri.

“Kinerja yang kami capai hari ini menjadi fondasi untuk langkah berikutnya. Dengan kepemimpinan yang kuat dan tata kelola yang solid, kami yakin bahwa Multi Bintang Indonesia dapat terus mengeksekusi strategi pertumbuhan, memperkuat daya saing, dan menciptakan dampak positif yang berkelanjutan,” tutup Roland.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

BCA Siapkan Dana Rp5 Triliun untuk Buyback, Bidik Sentimen Positif Investor

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) kembali melanjutkan program pembelian kembali atau buyback saham sebagai bagian dari upaya menjaga...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img