Jumat, Juli 3, 2026

Jasuindo Kantongi 60% Target Pendapatan 2026, Andalkan Kontrak Strategis dan Ekspansi Ekspor

Must Read

PT Jasuindo Tiga Perkasa Tbk (JTPE) optimistis dapat mengejar target kinerja sepanjang 2026 setelah berhasil mengamankan sekitar 60% target pendapatan hingga April tahun ini. Perseroan akan mengandalkan kontrak-kontrak strategis yang telah diperoleh, diiringi dengan percepatan ekspansi ke pasar ekspor dan pengembangan solusi digital.

Emiten penyedia solusi percetakan sekuriti tersebut menilai pasar internasional akan menjadi salah satu mesin pertumbuhan baru. Perseroan saat ini memperluas penetrasi ke kawasan Asia dan Afrika seiring meningkatnya permintaan produk dokumen identitas, khususnya komponen paspor dan kartu identitas.

Direktur Utama JTPE, Allan Wibisono Oei, mengatakan ekspansi global menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memperluas sumber pendapatan dan meningkatkan daya saing di pasar internasional.

“Ekspansi ke pasar global merupakan bagian dari strategi kami untuk memperkuat daya saing sekaligus menciptakan sumber pertumbuhan baru bagi Perseroan. Kami meyakini bahwa langkah ini akan memperluas peluang bisnis serta memperkuat posisi JTPE di pasar global,” ujar Allan dalam keterangannya, Kamis (2/7).

Pada kuartal I-2026, JTPE membukukan pendapatan sebesar Rp265,05 miliar. Segmen sekuriti masih menjadi tulang punggung bisnis dengan kontribusi Rp227,97 miliar, terutama dari produk paspor dan kartu identitas.

Meski pasar domestik masih menyumbang 78% penjualan, kontribusi ekspor terus meningkat. Porsi penjualan ekspor naik menjadi 22,6% pada kuartal I-2026, dibandingkan 17,8% pada periode yang sama tahun lalu. Perseroan pun menargetkan kontribusi ekspor meningkat hingga 30% terhadap total pendapatan dalam jangka menengah.

Menurut manajemen, peningkatan porsi ekspor tidak hanya membuka peluang pertumbuhan pendapatan yang lebih besar, tetapi juga memperkuat diversifikasi sumber pendapatan sehingga perusahaan lebih tahan terhadap gejolak nilai tukar dan perlambatan ekonomi di pasar tertentu.

Di sisi lain, JTPE juga mempercepat transformasi menuju penyedia solusi keamanan digital. Salah satu fokus pengembangan adalah teknologi RFID yang diharapkan dapat memperkuat lini bisnis brand protection sekaligus menangkap peluang dari meningkatnya kebutuhan solusi keamanan berbasis digital.

Perseroan meyakini kombinasi kontrak strategis yang telah diamankan, ekspansi pasar luar negeri, serta pengembangan bisnis digital akan menjadi penopang utama untuk menjaga pertumbuhan kinerja hingga akhir 2026.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Vertiv Bangun Pabrik Infrastruktur AI di Malaysia

Malaysia kembali menarik investasi asing di sektor teknologi. Kali ini, perusahaan penyedia infrastruktur digital kritis Vertiv meresmikan fasilitas manufaktur...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img