Rabu, Juli 15, 2026

Ekonomi Syariah Dinilai Mampu Perkuat Perekonomian Nasional

Must Read

Rektor Universitas Paramadina, Didik J. Rachbini, menegaskan bahwa ekonomi syariah memiliki posisi strategis yang mampu memperkuat perekonomian nasional di tengah berbagai tantangan global.

Menurutnya, ekonomi syariah tidak hanya menjadi pelengkap sistem ekonomi konvensional, tetapi juga membuka ruang aktivitas ekonomi yang lebih luas melalui pengembangan berbagai sektor strategis.

“Perekonomian syariah memiliki posisi yang sangat penting sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru. Keberadaannya bukan sekadar melengkapi sistem ekonomi konvensional, tetapi memperluas aktivitas ekonomi melalui industri halal, perbankan syariah, pasar modal syariah, asuransi syariah, hingga wisata halal,” ujar Didik J. Rachbini saat menjadi pembicara dalam Seminar Nasional Catatan Tengah Tahun Ekonomi Syariah Indonesia 2026 yang diselenggarakan CSED INDEF bersama Program Doktor Manajemen Keuangan Syariah Universitas Paramadina di Kampus Universitas Paramadina Cipayung.

Didik menjelaskan, semakin berkembangnya sektor-sektor ekonomi syariah akan menciptakan siklus transaksi ekonomi yang semakin luas. Dampaknya tidak hanya menghasilkan nilai tambah bagi perekonomian nasional, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui terbukanya peluang usaha dan investasi baru.

Ia menilai Indonesia memiliki modal yang sangat besar untuk menjadi salah satu pusat pengembangan ekonomi syariah dunia. Besarnya jumlah penduduk muslim, potensi industri halal yang bernilai triliunan dolar, serta aset keuangan syariah yang terus meningkat menjadi kekuatan utama yang perlu dimanfaatkan secara optimal.

“Indonesia memiliki pasar domestik yang sangat besar, industri halal yang potensinya mencapai triliunan dolar, serta aset keuangan syariah yang terus tumbuh. Potensi ini harus dikelola dengan baik agar mampu menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi nasional,” katanya.

Didik juga menekankan pentingnya penguatan riset sebagai fondasi pengembangan ekonomi syariah. Menurutnya, penelitian yang kuat akan menghasilkan kebijakan yang tepat sehingga ekonomi syariah dapat berkembang secara berkelanjutan.

“Penguatan riset merupakan prasyarat penting agar ekonomi syariah mampu menjadi instrumen pembangunan yang efektif, memperluas sumber pertumbuhan ekonomi, serta berkontribusi terhadap terwujudnya pembangunan nasional yang inklusif dan berkelanjutan,” tegasnya.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

BCA Sabet Sejumlah Penghargaan Digital CX 2026, Transaksi Digital Tembus 99,8%

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) kembali memperkuat posisinya di industri perbankan digital setelah memborong sejumlah penghargaan dalam ajang...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img