PT Bank Central Asia Tbk (BCA) kembali memperkuat posisinya di industri perbankan digital setelah memborong sejumlah penghargaan dalam ajang Digital CX Awards 2026 yang diselenggarakan lembaga publikasi independen The Digital Banker. Pengakuan tersebut menjadi cerminan keberhasilan strategi transformasi digital perseroan yang ditopang oleh platform myBCA, myBCA Bisnis, dan Ocean by BCA.
Ajang Digital CX Awards merupakan penghargaan berskala global yang memberikan apresiasi kepada institusi keuangan dengan inovasi pengalaman nasabah digital (Digital Customer Experience) yang dinilai paling menonjol, konsisten, dan memberikan dampak luas.
Presiden Direktur BCA Hendra Lembong mengatakan penghargaan tersebut menjadi dorongan bagi perseroan untuk terus memperkuat inovasi layanan digital yang berfokus pada kebutuhan nasabah.
“Kami percaya bahwa transformasi digital harus selalu berpusat pada kebutuhan nasabah. Oleh karena itu, BCA terus mengembangkan berbagai platform dan layanan digital yang aman, mudah digunakan, dan mampu memberikan nilai tambah bagi nasabah individu maupun bisnis,” ujar Hendra.
Di tingkat nasional, myBCA berhasil meraih penghargaan Best Retail Bank for Digital CX – Indonesia, sementara Ocean by BCA memperoleh predikat Highly Acclaimed pada kategori Best Wholesale/Transaction Bank for Digital CX – Indonesia.
Selain itu, Ocean by BCA juga menyabet penghargaan Outstanding Use of Digital Channels for Improved CX – Wholesale Banking pada kategori Customer Journey/Strategy. Penghargaan ini menjadi pengakuan atas keberhasilan BCA dalam mengoptimalkan kanal digital guna meningkatkan pengalaman dan kemudahan akses layanan bagi nasabah korporasi.
BCA juga memperoleh penghargaan Excellence in Consistent Multi-Language CX pada kategori Omni Channel, yang mencerminkan komitmen perseroan dalam menghadirkan pengalaman layanan yang konsisten dan inklusif melalui berbagai kanal interaksi.
Di level regional Asia Tenggara, Ocean by BCA bersama layanan myBCA Bisnis turut meraih penghargaan Best Wholesale/Transaction Bank for Digital CX – Southeast Asia serta Outstanding Digital CX – Cash Management Platform – Southeast Asia, memperkuat daya saing BCA di segmen layanan transaksi korporasi.
Penguatan layanan digital tersebut tercermin dari tingginya adopsi transaksi digital nasabah. Hingga kuartal I 2026, sebanyak 99,8% transaksi yang diproses BCA dilakukan melalui kanal digital. Dalam tiga tahun terakhir, total frekuensi transaksi BCA juga meningkat 61%, sementara jumlah nasabah mencapai 34,5 juta atau tumbuh 18% dibandingkan tiga tahun sebelumnya.
Hendra menilai pertumbuhan tersebut tidak hanya ditopang oleh layanan perbankan ritel, tetapi juga berasal dari bisnis transaksi korporasi dan komersial yang terus berkembang.
“Pertumbuhan ini tentunya turut didukung oleh lini perbankan transaksi korporasi dan komersial yang stabil melalui berbagai aplikasi dan platform kami, sekaligus memperkuat posisi BCA sebagai pilar utama dalam ekosistem digital banking dan cash management nasional,” tutup Hendra.




