Selasa, September 22, 2026

DFSK Bawa E5 Plus Jakarta-Bali, Bidik Pasar SUV Premium PHEV

Must Read

PT Sokonindo Automobile, Agen Pemegang Merek (APM) DFSK di Indonesia, mulai menguji langsung kemampuan DFSK E5 Plus di jalan raya. Model plug-in hybrid electric vehicle (PHEV) tersebut dibawa dalam perjalanan Jakarta–Surabaya–Bali pada 21–24 September 2026 melalui agenda E5 Plus Indonesia Media Journey.

Langkah ini tidak sekadar menjadi ajang uji kendaraan. DFSK menjadikan perjalanan lintas kota tersebut sebagai bagian dari strategi memperkuat positioning E5 Plus sekaligus mendorong transformasi merek ke arah premium vehicle brand di pasar otomotif Indonesia.

E5 Plus sebelumnya telah melewati sejumlah tahapan pengenalan pasar, mulai dari spyshot, media luncheon, pre-booking press launch, GIIAS 2026 hingga peluncuran regional di sejumlah kota. Kini DFSK membawa produk tersebut keluar dari ruang pamer untuk membuktikan teknologi dan pengalaman berkendaranya dalam kondisi jalan yang lebih beragam.

“Kami tidak ingin rekan-rekan media dan KOL hanya mengenal E5 Plus melalui presentasi, spesifikasi, atau siaran pers. Melalui Media Journey ini, kami ingin memberikan pengalaman langsung mengenai bagaimana E5 Plus bekerja dan memberikan pengalaman berkendara dalam kondisi nyata,” ujar COO PT Sokonindo Automobile Franz Wang.

Menurut Franz, E5 Plus memiliki posisi lebih strategis dibanding sekadar tambahan model baru bagi DFSK. Mobil tersebut menjadi representasi arah baru merek, dengan konsep premium yang dibangun melalui kombinasi teknologi, kualitas, proses manufaktur hingga pengalaman konsumen.

Dari sisi teknologi, E5 Plus mengusung konsep Dual-Energy Premium Urban SUV dengan sistem PHEV yang menggabungkan motor listrik dan mesin bensin. DFSK membawa filosofi “Electric for Daily, Hybrid for Journey”, yakni mengandalkan tenaga listrik untuk kebutuhan mobilitas harian sekaligus menawarkan fleksibilitas hybrid untuk perjalanan jarak jauh.

Rute Jakarta–Surabaya–Bali dipilih untuk menguji konsep tersebut dalam kondisi nyata. Sepanjang perjalanan, E5 Plus akan menghadapi jalan tol, kawasan perkotaan, lalu lintas padat, wilayah pesisir hingga kontur jalan menanjak dan menurun.

Pengujian tersebut sekaligus menjadi cara DFSK memperkenalkan klaim N.I.C.E. Experience yang menjadi basis produk E5 Plus, yakni New Energy Long Range, Intelligent Safety, Comfort Family Space dan Exciting Driving Experience.

Dari sisi kenyamanan, DFSK membekali E5 Plus dengan Rear Entertainment Display berukuran 15,6 inci, ventilated seat untuk baris pertama dan kedua serta lebih dari 300 titik peredam suara. SUV tersebut juga menggunakan suspensi Frequency Selective Damping (FSD) dan sistem air purification dengan sensor PM2.5.

Strategi DFSK tidak berhenti pada fitur yang terlihat konsumen. Perusahaan juga menempatkan fasilitas produksi sebagai bagian dari upaya membangun citra premium. Pabrik DFSK di Cikande, Serang, Banten, menerapkan konsep Manufacturing 4.0 dengan dukungan otomasi dan robotik.

Pada Stamping Workshop, tingkat otomasi disebut mencapai 95%, sedangkan Painting Workshop mencapai 90%. Proses produksi juga dilengkapi integrated End-of-Line inspection dan final check dengan dukungan teknologi OTA.

Bagi DFSK, fondasi manufaktur tersebut menjadi penting untuk menopang konsistensi kualitas produk ketika perusahaan mulai menggeser positioning mereknya ke segmen yang lebih premium.

Perjalanan menuju Bali juga akan dimanfaatkan untuk mengeksplorasi teknologi Vehicle-to-Load (V2L), yang memungkinkan energi dari kendaraan digunakan untuk memasok daya ke perangkat eksternal. Teknologi ini menjadi salah satu diferensiasi yang coba ditawarkan DFSK di tengah berkembangnya kendaraan elektrifikasi di Indonesia.

Bali kemudian diposisikan sebagai salah satu pasar strategis dalam ekspansi E5 Plus. Karakter mobilitas di Bali yang mencakup perjalanan perkotaan hingga jarak jauh menjadi ruang bagi DFSK untuk menunjukkan fleksibilitas teknologi dual-energy yang diusung kendaraan tersebut.

Setelah perjalanan Jakarta–Bali, DFSK berencana membawa E5 Plus ke berbagai wilayah Indonesia. Ekspansi tersebut akan menjadi tahap lanjutan untuk memperluas akses konsumen terhadap kendaraan PHEV sekaligus menguji penerimaan pasar terhadap positioning baru DFSK.

Dengan demikian, E5 Plus tidak hanya dipertaruhkan sebagai produk elektrifikasi baru, tetapi juga sebagai kendaraan yang membawa ambisi DFSK untuk masuk lebih dalam ke pasar SUV premium di Indonesia. Perjalanan Jakarta–Bali menjadi salah satu cara perusahaan mengubah strategi tersebut dari sekadar klaim produk menjadi pengalaman langsung konsumen.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Allianz Life dan Maybank Bidik Dana Nasabah Lewat Investasi Saham Global Berbasis Dolar

Allianz Life Indonesia dan PT Bank Maybank Indonesia Tbk kian agresif memperluas penetrasi produk investasi berbasis pasar global. Kedua...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img