Selasa, September 22, 2026

Konsumen Makin Cermat, Penjualan LazMall Melonjak Hampir 6 Kali Lipat

Must Read

Tekanan kenaikan harga dalam beberapa bulan terakhir mulai mengubah pola belanja konsumen Indonesia. Alih-alih sekadar berburu diskon, konsumen semakin memanfaatkan momentum mega sale e-commerce untuk mengamankan kebutuhan sehari-hari sekaligus membeli barang bernilai tinggi sebelum harga berpotensi kembali meningkat.

Perubahan perilaku tersebut tercermin dalam kinerja Lazada Indonesia selama program Lazada 9.9 Mega Brands Sale yang berlangsung selama empat hari mulai 8 September 2026. Kanal LazMall yang menghimpun official store mencatat peningkatan penjualan hampir enam kali lipat dibandingkan hari biasa.

Pertumbuhan paling kuat datang dari kategori elektronik dan fast-moving consumer goods (FMCG). Masing-masing kategori tersebut mencatat kenaikan penjualan hampir 7,5 kali lipat dibandingkan periode normal.

Di sektor elektronik, televisi dan video menjadi salah satu produk yang paling banyak diburu. Penjualan kategori tersebut bahkan melonjak hingga 32,5 kali lipat dibandingkan hari biasa. Kemudahan pembayaran, termasuk fasilitas cicilan 0% kartu kredit, turut menjadi faktor yang mendukung keputusan konsumen membeli produk bernilai relatif tinggi.

Sementara itu, pada kategori FMCG, konsumen lebih banyak mengamankan kebutuhan pokok sehari-hari seperti susu, telur, serta buah dan sayuran. Pola tersebut menunjukkan bahwa momentum promosi digital tidak hanya dimanfaatkan untuk pembelian impulsif, tetapi juga sebagai sarana mengatur pengeluaran rumah tangga di tengah perubahan harga.

“Lonjakan penjualan selama Lazada 9.9 Mega Brands Sale menunjukkan tingginya kepercayaan konsumen terhadap eCommerce. Konsumen kini tidak hanya mencari harga yang menarik, tetapi juga produk berkualitas dan tepercaya dari brand lokal maupun global di LazMall,” ujar Amelia Tediarjo, Head of Business Growth and Operations, Lazada Indonesia.

Menurut Amelia, konsumen juga memanfaatkan berbagai penawaran yang diberikan Lazada bersama mitra merek selama periode mega sale.

Tren serupa terlihat pada produk kecantikan. Lazada mencatat konsumen cenderung membeli produk dalam bentuk bundling, terutama untuk kategori men’s care, personal care, dan fragrance. Strategi pembelian dalam paket menjadi salah satu cara konsumen memperoleh nilai lebih ketika promosi besar berlangsung.

Selain harga dan promosi, teknologi artificial intelligence (AI) mulai mengambil peran dalam perjalanan konsumen ketika memilih produk. Lazada mencatat semakin banyak pengguna memanfaatkan Lazzie, asisten belanja berbasis AI milik perusahaan, untuk memperoleh rekomendasi produk yang lebih sesuai dengan kebutuhan dan preferensi.

Secara regional, Lazada mencatat konsumen Asia Tenggara yang menggunakan fitur AI ketika berbelanja memiliki rata-rata nilai pemesanan atau average order value (AOV) hingga 2,1 kali lipat dibandingkan konsumen yang tidak menggunakan AI.

“Kami melihat semakin banyak konsumen yang memanfaatkan AI Lazzie untuk mendapatkan rekomendasi produk yang sesuai dengan kebutuhan dan selera mereka. Data ini menunjukkan bahwa AI mulai menjadi bagian yang semakin penting bagi pengalaman belanja yang seamless, dengan membantu konsumen menyaring pilihan dan mengambil keputusan terbaik,” jelas Amelia.

Perkembangan tersebut memperlihatkan bahwa persaingan e-commerce tidak lagi semata bertumpu pada besaran diskon. Platform juga dituntut mampu mengurangi friksi dalam proses pencarian hingga transaksi, terutama ketika konsumen dihadapkan pada semakin banyak pilihan produk.

Layanan logistik turut menjadi bagian dari strategi tersebut. Lazada mengandalkan layanan same-day delivery dan instant delivery, disertai kebijakan pengembalian barang dan refund, untuk meningkatkan kenyamanan konsumen selama periode kampanye.

Keanggotaan Lazada Membership, khususnya level gold dan platinum, juga memberikan manfaat tambahan selama periode promosi. Dengan demikian, platform berupaya meningkatkan nilai transaksi sekaligus mempertahankan keterikatan konsumen di tengah ketatnya persaingan perdagangan digital.

Ke depan, Lazada menyatakan akan memperluas kerja sama dengan berbagai merek untuk menghadirkan produk, promosi, layanan, serta teknologi yang mendukung pola belanja konsumen.

“Bagi kami, belanja cerdas bukan hanya tentang mendapatkan harga yang lebih rendah, tetapi juga tentang mendapatkan nilai yang lebih baik dari setiap pembelian. Karena itu, kami akan terus menghadirkan pilihan produk yang berkualitas, penawaran yang relevan, serta berbagai layanan dan teknologi yang membantu konsumen berbelanja dengan lebih mudah dan percaya diri,” tutup Amelia.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Allianz Life dan Maybank Bidik Dana Nasabah Lewat Investasi Saham Global Berbasis Dolar

Allianz Life Indonesia dan PT Bank Maybank Indonesia Tbk kian agresif memperluas penetrasi produk investasi berbasis pasar global. Kedua...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img