Rabu, April 29, 2026

Tambal APBN 2016, Menkeu Akui Pernah Pinjam Dana BPDP Kelapa Sawit Rp 2 Triliun

Must Read

Moneter.co.id – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati membocorkan bahwa ia pernah meminjam dana dari Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) Kelapa Sawit sebesar Rp2 triliun pada tahun 2016. 

Dana itu digunakan untuk menambal Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2016 yang kala itu diperkirakan mengalami kekurangan pajak (shortfall) ‎sekitar Rp219 triliun.

Menkeu terpaksa meminjam dana BPDP Sawit yang ada di Direktorat Jenderal Perbendaharaan Negara Kemenkeu, agar APBN tidak terlalu memberatkan perekonomian Indonesia. Hingga saat ini, uang tersebut belum dikembalikan oleh bendahara negara tersebut.

"‎Kemarin menteri keuangan terpaksa mengambil atau meminjam uangnya (BPDP Sawit) dan kami akan segera kembalikan," katanya, Selasa (2/5). 

Ia menambahkan, dana yang dipinjamnya tersebut akan dikembalikan saat pemerintah mengajukan APBN Perubahan 2017. "Iya Rp2 triliun. Nanti kami usulkan (bayar dana pinjaman) di 2017, supaya cepat," ujar Menkeu Sri.

Menkeu berjanji, tahun ini APBN akan dikelola secara lebih kredibel dan hati-hati. Hal ini guna mencegah tindakan serupa untuk menambal kekurangan APBN.

"Jadi janji saya, mengelola (APBN) jauh lebih kredibel dan kami tidak perlu lagi melakukan tindakan meminjam dari BPDB. Karena itu adalah dana untuk menyelamatkan dan dikelola secara baik sesuai kerangka yang ditetapkan," pungkas Menkeu. 

Rep.Hap

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Indosaku Dipanggil OJK Terkait Praktik Penagihan Melanggar Hukum

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada Senin (27/4), memanggil penyelenggara pinjaman daring (pindar) PT Indosaku Digital Teknologi (Indosaku) dan Asosiasi...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img