Selasa, April 28, 2026

Soal Akses Permodalan, Bekraf Bakal Dukung Industri Kopi

Must Read

Moneter.co.id – Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) berkomitmen memberikan dukungan dan pembinaan kepada pelaku industi hilir kopi terkait akses permodalan.

Direktur Akses Perbankan Bekraf Restog K. Kusuma, mengatakan langkah ini dilakukan melalui kegiatan Business Matching Industri Hilir Kopi. “Ada 150 pelaku ekonomi kreatif dari komunitas Himakraf dan Komunitas Pengusaha Kopi Aceh yang menjadi peserta,” ujarnya, Rabu (17/5)

Mereka, lanjut Restoq, mengetahui persyaratan mengakses permodalan perbankan syariah yang berada di Banda Aceh dan pihak perbankan pun siap menyalurkan pembiayaan bagi pelaku usaha yang layak mendapatkannya.

“Selain menghadirkan pengembang bisnis hilir kopi dan barista, Bekraf mendatangkan perbankan syariah untuk membagikan informasi pembiayaan perbankan syariah kepada pelaku ekonomi kreatif yang hadir dan kami memberi peluang mereka berinteraksi langsung,” ujarnya.

Selain itu, pelaku bisa mengetahui cara mengembangkan usaha, seperti, pembukaan kedai kopi atau kafe, desain yang menarik untuk tempat usaha dan produk menarik, pemasaran yang efektif, serta pengelolaan secara professional.

Sementara itu, Deputi Akses Permodalan Bekraf Fadjar Hutomo mengatakan industri hilir ini meliputi pengembangan usaha dalam bidang kedai dan café, pengembangan pemasaran kopi siap konsumsi maupun bubuk, usaha desain interior kedai dan café, pembuatan kemasan berikut desain, pembuatan peralatan penyajian, dan pengolahan minuman kopi.

Fadjar menjelaskan, Bekraf berharap kopi Indonesia bukan hanya sebagai komoditas, tapi bisa memiliki nilai tambah dengan disajikan di kedai dan cafe dengan brand Indonesia. 

“Dengan demikian, kedai dan cafe brand Indonesia dikenal masyarakat Indonesia dan mancanegara,” pungkasnya.

Rep.Top

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Semua Aktifitas Dilakukan di Ruang yang Sama, Ini Tantangan dalam Desain Rumah

Cara orang menggunakan rumah berubah lebih cepat dari desainnya. Di banyak rumah, satu ruang kini dipakai untuk bekerja, makan,...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img