Moneter.co.id – PT Mark Dynamics Indonesia Tbk (MARK) memiliki sejumlah rencana ekspansi usai melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) seperti pembelian lahan dan pembangunan pabrik baru. Selain itu, MARK juga berencana meningkatkan penjualan dan laba di tahun ini dengan cara meningkatkan kapasitas produksi perusahaan.
Presiden Direktur Mark Dynamics Indonesia Yeoh Sek Boon mengatakan, target laba Rp 32 miliar, dengan penjualan Rp 252 miliar rata-ratanya. Kami juga akan meningkatan penjualan dalam tahun-tahun ke depannya.
“Untuk mencapai target ini, Mark Dynamics akan meningkatkan kapasitas produksi sekitar 420.000 unit pencetak sarung tangan sebulan dan 5 juta unit untuk tahun ini,” ujarnya, Rabu (12/7).
Sedangkan untuk tahun 2018, MARK berencana untuk meningkatkan kapasitas produksi menjadi 480.000 per bulan dan bertahap hingga kapasitas produksi dapat mencapai 530.000 per bulan pada tahun 2019.
Sekadar info, tahun lalu MARK mencatat laba Rp 19,5 miliar. MARK juga akan terus meningkatkan pasar ekspor di tahun-tahun mendatang.
Saat ini, ekspor perseroan berkontribusi 90% terhadap seluruh pendapatan MARK. Malaysia menjadi negara tujuan ekspor utama perseroan lantaran Malaysia punya kontribusi sebesar 65% dari seluruh pendapatan.
Rep.Hap




