Moneter.co.id – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (BTN) belum berencana menurunkan tingkat suku bunga kredit pada semester kedua tahun ini.
Direktur Keuangan dan Treasuri PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Iman Nugroho Soeko mengatakan, hal tersebut lantaran tingkat suku bunga acuan BI 7 days repo rate masih diputuskan tetap ditahan di level 4,75%.
“Karena sejak awal tahun suku bunga acuan BI 7 days repo rate tidak ada perubahan, maka tingkat suku bunga DPK BTN juga tidak ada perubahan sehingga tingkat suku bunga kredit kami juga relatif tetap,” ujarnya.
Kalaupun ada penurunan tingkat suku bunga kredit untuk sejumlah proyek atau debitur, lanjut Iman, sifatnya lebih ditentukan oleh risiko premium yang dinilai lebih rendah.
Dalam Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK) per 30 Juni 2017 yang dipublikasikan di situs resmi BTN, tingkat bunga untuk kredit korporasi tercatat di level 11,00%, kredit ritel 11,75%, serta kredit konsumsi KPR 10,25% dan non-KPR sebesar 11,50%.
Sekedar informasi, suku bunga kredit bank sepanjang Januari-Mei 2017 terpangkas sebanyak 100 bps dari 12,03% menjadi 11,83%.
Rep.Top




